Di Tengah Pandemi, Siswi MTsN 2 Loteng Raih Prestasi Membanggakan

Reva Marsela Azizah, siswi MTsN 2 Loteng saat mengikuti kejuaraan karate tingkat provinsi secara virtual. (Suara NTB/ist) 

Praya (Suara NTB) – Prestasi membanggakan diraih siswi MTsN 2 Loteng. Meski di tengah pandemi Covid-19, salah satu siswinya mampu berprestasi di bidang karate. Setelah melewati tahapan kejuaraan di tingkat kabupaten dan provinsi, karateka andalan NTB Reva Marsela Azizah berhasil melaju ke tingkat nasional.

Atlet yang sekarang ini duduk di bangku MTsN 2 Lombok Tengah kelas sembilan ini, akan bertanding pada katagori Kata Perorangan Kadet Putri Kejuaraan Nasional Karate Kata Inkanas Virtual Championship 2020.

Iklan

Humas MTsN 2 Loteng H. Najamuddin menuturkan jika keuletan dan konsistensi berlatih adalah salah satu kelebihan yang dimiliki Reva Marsela Azizah. ”Yang saya ketahui dari seorang Reva ini adalah karateka yang selalu konsisten, ulet dan tepat waktu dalam berlatih, arif dalam mengevaluasi atau  menilai kekurangan yang dimiliki,” jelas Goesdink sapaan akrabnya.

Selain itu, ujarnya, Reva juga dikenal sebagai atlet yang menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas. Sehingga prestasi yang diraihnya kini adalah buah dari kerja kerasnya. “Semoga dalam kejurnas ini Reva kembali mengukir prestasi terbaik sebagaiman saat meraih medali di Kejuaraan Karate Open Internasional Surabaya beberapa bulan lalu,” katanya.

Terkait dengan prestasi dan aktivitas belajar di madrasah, Reva juga menjadi santri yang berprestasi. “Sebagai gurunya di MTs Negeri 2 Lombok Tengah, saya memastikan Reva Marsela ini adalah siswi yang baik dan berprestasi, ia saat ini duduk di kelas sembilan unggulan, dan dalam kesehariannya di madrasah, Reva bergaul baik dengan teman sebayanya dan sangat menghormati bapak ibu gurunya,” terangnya.

Sementara itu, salah satu pelatih Senpai Gazi Ahmad Bafadal selaku pelatih menyatakan, kejuaraan nasional karate Inkanas tahun ini merupakan ajang tahunan yang sekaligus menjadi event yang akan menyeleksi para atlet untuk mengikuti kejuaraan internasional berikutnya. Gazi berharap, pada kejurnas virtual ini, Reva dapat mempersembahkan prestasi terbaik.

“Meskipun pelaksanaan kejurnas ini jarak jauh virtual kita berharap Reva dapat meyakinkan  para dewan juri atau wasit yang memimpin pertandingan ini, untuk bisa meraih prestasi terbaik,minimal mendapatkan medali perunggu,“ harapnya.

Pengalaman dan jam terbang bertanding yang panjang  dari sosok santri madrasah ini memang menjadi modal besar untuk meraih juara. Dalam catatan mengikuti berbagai event, Reva senantiasa naik podium sebagai jawara, baik di kejuaraan daerah, nasional maupun internasional. (dys)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here