Di NTB, Bulog akan Bangun Penggilingan Padi Terbesar se-Asia Tenggara

Ilustrasi hasil panen padi (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB memastikan pabrik penggilingan padi akan dibangun di Sumbawa. Pabrik penggilingan padi yang diklaim terbesar di Asean tersebut akan dibangun oleh Badan Urusan Logistik (Bulog).

Kepala Biro Perekonomian Setda NTB, Drs. H. Wirajaya Kusuma, MH yang dikonfirmasi Suara NTB, Kamis, 27 Juni 2019 siang menjelaskan pihaknya terus mengkoordinasikan rencana pembangunan pabrik penggilingan padi tersebut dengan Bulog Divre NTB. Karena pembangunan pabrik tersebut semua dananya berasal dari Bulog.

Iklan

‘’Kebetulan kemarin kita duduk bersama, Bulog akan membangun pabrik penggilingan padi. Pak Gubernur sangat mendukung, katanya itu terbesar di ASEAN (Asia Tenggara-red),’’ kata Wirajaya.

Terkait besar investasi Bulog membangun pabrik penggilingan padi tersebut, Wirajaya mengatakan sebaiknya ditanyakan ke Bulog. Semula, rencana groundbreaking pembangunan pabrik penggilingan padi tersebut dilakukan April lalu. Tetapi ada perubahan desain dari pusat. Sehingga Bulog melakukan redesain.

‘’Harus ada penilaian lagi dari BPKP dan sebagainya. Sehingga mundur. Tapi tetap mereka komit membangun pabrik penggilingan padi di Sumbawa,’’ kata mantan Kepala Biro Pemerintahan Setda NTB ini.

Wirajaya menambahkan semua aspek sudah siap, tinggal Bulog membangun saja. Selain membangun pabrik pengggilingan padi, Bulog juga akan membangun tempat penyimpanan dan alat pengering jagung di Dompu.

Khusus untuk pabrik penggilingan padi yang akan dibangun di Sumbawa, Wirajaya mengatakan nantinya akan bisa memproduksi beras kualitas biasa sampai premium. Dengan demikian, produksi gabah petani di NTB bukan lagi dikirim dalam bentuk gabah, tetapi sudah diolah menjadi beras.

Seperti diketahui, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc telah meminta Kepala Biro Perekonomian untuk mengawal terwujudnya pabrik penggilingan padi di NTB. Minimal pabrik penggilingan padi tersebut sudah terbangun tahun depan. (nas)