Di Loteng, Tramadol Sasar Kalangan Pelajar

Praya (Suara NTB) – Peredaran Tramadol disinyalir sudah mulai masuk di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng). Meski masih dalam jumlah yang terbatas. Di mana pengguna terbanyaknya dari kalangan pelajar. Demikian diungkapkanya Kasat Resnarkoba Polres Loteng, Iptu Ery Armunanto, kepada Suara NTB, Kamis, 24 November 2016.

Indikasi beredarnya Tramadol di kalangan pelajar terungkap dari diamankannya puluhan pelajar di Desa Aik Bukaq Kecamatan Batukliang, oleh aparat desa setempat, Kamis kemarin, lantaran diduga telah mengkonsumsi Tramadol. “Total ada 32 pelajar yang diamankan. Tapi masih sebatas pembinaan. Tidak diproses hukum. Karena saat diamankan belum ada barang bukti yang ditemukan,” sebutnya.

Iklan

Namun dari pengakuan para pelajar, memang mengaku telah mengkonsumsi Tramadol. Di mana Tramadol diperoleh dari sesama teman pelajar. “Pengedar Tramadol itulah yang saat ini tengah kita selidiki,”  terang Ery.

Pihaknya pun menduga kalau Tramadol yang beredar saat ini merupakan Tramadol ilegal. Pasalnya, pabrik resmi Tramadol di Surabaya sudah berhenti memproduksi obat tersebut. ‘’Karena ilegal, maka kandungan obatnya sendiri belum bisa dipastikan. Sehingga masyarakat diharapkan waspada terhadap peredaran Tramadol,’’ ujarnya mengingatkan.

Ia menjelaskan, Tramadol diklaim memiliki efek yang sama dengan narkoba, sehingga banyak dicari, utamanya kalangan pelajar yang ingin merasakan efek mengkonsumsi narkoba dengan biaya murah. Mengingat, harga Tramadol jauh lebih murah ketimbang narkoba.  (kir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here