Di Lapas, Ahyar-Mori Menang

Mataram (Suara NTB) – Warga binaan pemasyarakatan Lapas dan Rutan sangat antusias menggunakan hak pilihnya dalam Pilgub NTB 2018. Dari total 1.324 DPT, sebanyak 1.268 diantaranya ikut mencoblos. Hal itu menunjukkan cukup tingginya tingkat parsipasi pemilih di TPS khusus Lapas dan Rutan.

Kepala Kanwil Kemenkumham NTB Sevial Akmily sudah menerima data hasil rekapitulasi perhitungan suara dari enam TPS khusus di seluruh NTB. Rinciannya, total suara sah sebanyak 1.268 suara.

Iklan

“Iya mereka yang memilih ini sesuai dengan DPS yang kita ajukan, kemudian ditetapkan KPU menjadi DPT. Mereka menggunakan hak pilihnya di TPS khusus yang disediakan di dalam Lapas,” paparnya, dikonfirmasi, Kamis, 28 Juni 2018.

Berdasarkan salinan yang dikutip Kemenkumham NTB dari masing-masing KPPS TPS khusus Lapas setempat, tercatat pasangan Ahyar Abduh-Mori Hanafi unggul tipis dengan 473 suara, kemudian disusul Zulkieflimansyah-Sitti Rohmi Djalillah sebanyak 457 suara, 195 suara untuk Ali BD-Gede Sakti, dan 132 untuk pasangan Suhaili-Amin.

“Data itu dihimpun dari enam TPS khusus Lapas dan Rutan dan ada 11 warga binaan yang ikut mencoblos di TPS luar. Yang di TPS luar ini suaranya tidak termasuk dalam data ini,” paparnya.

Rinciannya, Lapas Mataram dan Lapas Perempuan Mataram sebanyak 220 suara sah, Lapas Sumbawa 389 suara sah, Lapas Rutan Selong 282 suara sah, Rutan Bima 274 suara sah, Rutan Praya 61 suara sah, dan Rutan Dompu 31 suara sah.

Rekapitulasi itu juga menjelaskan perolehan suara untuk Pilbup Lombok Timur di Rutan Selong, yakni pasangan Sukiman Azmy-Rumaksi unggul dengan 139 suara, Syamsul Lutfi-Najamudin Mustofa 52 suara, Haerul Warisin-Machsun Ridwainy 42 suara, dan paling buncit Ali Masadi-Putrawan Habibi dengan lima suara. Total suara sah sebanyak 238 suara.

Kemudian Pilwalkot Bima di Rutan Raba berlangsung lancar, 188 warga binaan menggunakan hak pilihnya. Perolehan suaranya, Lutfi-Feri berada di puncak dengan 66 suara, unggul tipis dari pasangan Rahman H. Abidin-Ferra Amelia yang memperoleh 64 suara, serta Surhan H M Nur-Wahyudin meraup 58 suara. (why)