Di Balik Sukses PON, Ada Pelatih, Tenaga Medis dan Masseur

Agus Suharian (Suara NTB/fan)

Merauke (Suara NTB) – Kontingen NTB berhasil meraih 15 medali emas, 11 perak dan 12 perunggu di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua 2021. Keberhasilan para patriot olahraga meraih belasan keping medali emas di ajang multi event olahraga ini, tak lepas dari peran pelatih yang sudah konsisten melatih atlet.

Selain itu, peran tim medis dan masseur yang ikut mendampingi atlet selama pertandingan juga sangat membantu dalam  memulihkan kondisi kesehatan dan fisik atlet dalam bertanding. Mereka  bisa dikatakan orang-orang yang ada dibalik kesuksesan atlet  NTB dalam meraih 15 medali emas, 11 perak dan 12 perunggu untuk kontingen NTB.

Iklan

Pelatih Cabor Kempo, Agus Suharian menjelaskan, di balik keberhasilan atlet meraih medali emas di ajang multi event nasional, tidak lepas dari peran pelatih. Pelatih dinilai sebagai orang yang berperan penting dalam membentuk atlet juara.

Dalam hal ini, lewat program latihan yang diberikan pelatih atlet bisa meningkatkan teknik dan fisik. Selain melatih atlet, pelatih yang juga selalu menuntun atlet agar terus menjadi sosok yang baik. Dan disiplin dalam berlatih.

“Peran pelatih itu sangat besar. Saya sendiri sebagai pelatih Kempo sangat merasakan. Karena selain melatih, kami pelatih harus bisa menjadi teman sekaligus orang tua atlet. Kita pelatih tidak bisa melihat atlet kami menderita,” jelasnya.

Di samping ada peran pelatih, peran tim medis dan Masseur (tukang pijit) atlet juga dinilai sangat mendukung  kesuksesan atlet. Sebab ketika atlet mengalami gangguan fisik dan kesehatan  usai bertandang. Mereka (medis/masseur) yang membantu  meringankan sakit atlet.

Tim medis kontingen Kluster Kabupaten Merauke misalnya  selalu berusaha maksimal bekerja dalam penanganan kesehatan atlet. Apalagi dalam kondisi COVID-19. Dokter atlet selalu memberikan yang terbaik dalam pelayanan. Mulai dari mengobati atlet yang sakit sampai atlet yang terkena COVID-19 selalu mendapat perhatian serius dari dokter kontingen PON.

“Kami dari tim medis selalu berusaha memberikan pelayanan maksimal kepada atlet. Kalau ada atlet, pelatih yang sakit, tolong sampaikan,” ujar Paramedis NTB, dr. Yogi Pratama saat mengobati salah satu atlet catur PON yang mengalami sakit gigi.

Ketua Kontingen PON, H. Mori Hanafi juga mengucapkan terimakasih kepada atlet, pelatih dan ofisial kontingen PON NTB yang sudah bekerjasama  dengan baik dalam mendukung perjuangan atlet selama tampil di ajang multi event nasional. Menurut Wakil Ketua DPRD NTB ini keberhasilan atlet NTB meraih 15 medali emas di PON tak lepas dari dukungan masyarakat dan peran penting dari atlet, pelatih dan ofisial.

“Sekali lagi saya ucapkan terimakasih  kepada atlet yang sudah sukses menyumbangkan medali emas. Dan terimakasih juga kepada pelatih dan ofisial kontingen PON yang sudah maksimal berjuang membantu atlet PON,” ucapnya. (fan)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional