Dewan Nilai Pengalihan Proyek Sumur Bor ke Dinas PU Tepat

Mataram (suarantb.com) – Anggota Komisi IV DPRD NTB, H. Lalu Pelita Putra, SH menyebut pengalihan beberapa paket proyek sumur bor dari Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) adalah langkah tepat. Ia menilai pernyataan salah satu anggota DPRD NTB, H. Muzihir yang mengharapkan lima paket proyek sumur bor itu harus dipilah sesuai dengan lokasi proyek sudah benar dan efektif.

Kepada wartawan, Pelita mengatakan tindakan Distamben yang tetap mempertahankan beberapa paket proyek sumur bor tersebut disatukan menjadi satu paket sehingga berkonsekuensi lelang sangat tidak efektif. Sebab lokasi dari masing-masing paket yang tidak dekat.

Iklan

Menurutnya, ketika proyek tersebut digabungkan menjadi satu paket dan melalui tender, maka rekanan yang menang tender tersebut otomatis akan mengerjakan semua proyek tersebut dalam waktu yang bersamaan. Sedangkan lokasi berjauhan, sangat tidak memungkinkan hal tersebut terjadi. Selain sangat tidak efektif, ia juga khawatir terjadi permainan antara pihak Distamben dengan kontraktor pemenang tender.

“Satu paketnya di kota Mataram, satu di Lombok Selatan, satu di Sumbawa. Coba pikir secara logika ini masuk akal nggak kalau digabungkan. SKPD terkait ini bermain-main, lalu bola panasnya dilempar ke DPRD,” katanya, Jumat, 30 September 2016.

Menurut Pelita, apa yang diinginkan koleganya di DPRD supaya paket proyek itu dipisahkan karena dia sangat paham dengan aturan yang berlaku. “Semua paham, tentang aturan main, tentu teman-teman tidak berani bermain-main ketika tidak ada aturan yang mengatur itu. Karena teman-teman paham aturan dia berani melakukan itu. Seharusnya tidak ditender ini,” katanya.

Pelita mendorong kejaksaan turun langsung untuk melihat persoalan yang sesungguhnya terjadi pada proyek sumur bor tersebut. Sehingga akan jelas mana yang benar dan salah. “Kita dorong, selama itu baik untuk kebaikan dan kemaslahatan kita dorong kejaksaan untuk memeriksa itu,” tandas politisi PKB ini. (ast)