Dewan Minta Pemda Tindak Tegas Kesenian Bermuatan Pornoaksi

Mataram (suarantb.com) – Maraknya atraksi kesenian yang menampilkan pornoaksi menjadi perhatian khusus Komisi V DPRD NTB. Dewan meminta Pemprov berkoordinasi dengan pemda kabupaten/kota untuk segera menindaktegas kesenian yang bermuatan pornoaksi.

Ketua Komisi V DPRD NTB, Dra. Hj. Wartiah, M.Pd kepada suarantb.com, mengatakan aksi asusila yang dilakukan oleh beberapa kelompok kesenian dengan menampilkan tarian tak senonoh tersebut sangat meresahkan. Apalagi dalam praktiknya, kesenian tersebut disaksikan langsung oleh semua masyarakat baik orang tua dan anak-anak.

Iklan

Menurutnya, yang menjadi korban dari pertunjukan kesenian tesebut adalah anak-anak di bawah umur yang belum siap secara emosi dan mental. Sehingga berdampak buruk pada mentalitas mereka di kemudian hari.

“Saya kira kita akan diskusikan itu, tidak boleh ada tindakan-tindakan pornoaksi dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan. Apalagi ditonton sama anak kecil, sangat kita sayangkan,” kata Wartiah, Jumat, 30 September 2016.

Wartiah mengharapkan masyarakat harus peduli dengan fenomena ini. Ketika ada pertunjukan kesenian yang menyimpang maka harus dilaporkan ke aparat. Menurut Wartiah harus segera dilakukan tindakan pencegahan, karena apapun alasannya, pornoaksi merupakan tindakan yang dilarang.

Sebab memiliki dampak buruk bagi perkembangan pola pikir masyarakat, baik secara moral maupun sosial. “Kejadian ini dimana, saya minta masyarakat kita juga proaktif, ini kan pornoaksi namanya. Saya kira kita larang keras dan kita minta partisipasi semua masyarakat,” tandasnya. (ast)