Dewan Minta Hotel Jangan Manfaatkan Momen MTQ Naikkan Tarif

Mataram (suarantb.com) – Kalangan anggota DPRD NTB meminta pengusaha hotel jangan memanfaatkan momen MTQ Nasional untuk menaikkan tarif hotel. Pemerintah daerah diminta menindak tegas pelaku-pelaku pariwisata yang mengambil kesempatan di dalam kesempitan.

Hal tersebut dikatakan anggota Komisi II DPRD NTB, Raihan Anwar, SE di ruang komisi II, Kamis 28 Juli 2016. Menurutnya, pemda harus mengeluarkan surat edaran (SE) terkait maraknya isu tersebut. Ia juga menyayangkan sikap pemda yang hanya mengeluarkan imbauan.

Iklan

Menurutnya, Pemda harus sigap dengan mengeluarkan SE. Sebab jika tidak, kata  Raihan, dihawatirkan pengusaha hotel akan beralasan karena hukum pasar.

Raihan mengatakan tarif hotel jangan terlalu rendah dan jangan terlalu tinggi. Sebab hal tersebut akan berpengaruh pada gairah bisnis di NTB.

“Sah-sah saja dinaikkan, tapi jangan terlalu tinggi. Paling tinggi 10-15 persenlah,” sarannya.

Raihan menambahkan pengusaha perhotelan harus memiliki visi jauh kedepan , melihat dampak keberlanjutan citra NTB sebagai destinasi wisata. Jangan sampai menaikkan tarif hotel membuat pengunjung menjadi kapok untuk datang berkunjung karena ulah pelaku pariwisata dalam hal ini perhotelan yang memberlakukan tarif hotel terlampau tinggi.

“Jadi para pelaku pariwisata harusnya melaksanakan himbauan dari pemerintah daerah tersebut,” katanya. (ast)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here