Dewan Lobar Minta Penyertaan Modal ke BUMD Distop

TGH Khudori Ibrahim (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Ditengah kondisi Pandemi yang belum pasti kapan akan berakhir. Pemda Lombok Barat berencana akan memberikan penyertaan modal baik berupa dana maupun aset ke BUMD. Wacana ini pun ditentang oleh kalangan DPRD. Pihak dewan meminta agar Pemda menghentikan pemberian modal di saat kondisi Pandemi ini.

Terutama kepada BUMD yang menggarap setor usaha, jasa yang terdampak Covid-19. Dewan lebih setuju kalau penyertaan modal diberikan ke Bumdes untuk penanganan covid-19 dan dampak covid-19. Anggota Komisi II yang juga pansus Raperda penyetaraan modal DPRD Lobar TGH Khudori Ibrahim meminta agar mempertimbangkan tidak memberikan penyertaan modal ke BUMD.

Iklan

“Disaat kondisi seperti ini, penyertaan modal BUMD untuk real bisnis tidak urgen, karena situasi saat ini mau bisnis apa?, ekonomi sedang tidak Jalan. Bisnis itu akan jalan kalau dinamika ekonomi bergerak,” jelas Ketua PKB Lobar ini akhir pekan kemarin.

Menurutnya bisnis seperti jasa transportasi dan usaha lainnya kurang prospektif karena kondisi tak memungkinkan. Kecuali kata dia sektor pertanian yang tak terdampak. Pemda harus meningkatkan marketing produk pertanian. Supaya nilai jual diatas harga biaya produksi sehingga petani diuntungkan. Apalagi disaat ini banyak bantuan beras dari pemerintah.

Ia juga menyoroti BUMD di Lobar masih mendapat suntikan dana dari Pemda. Seharusnya Pemda mengevaluasi kinerja BUMD ini agar tidak selalu membebani keuangan daerah. “Pemda harusnya perkuat evaluasi, bila perlu pakai akuntan publik,” jelas dia. Disini dilihat seperti apa rencana bisnis dan keuntungan untuk daerah.

Sementara itu Kepala BPKAD Lobar H Fauzan Husniadi menyambut baik adanya usulan dari dewan agar Pemda tidak memberikan penyertaan modal ke BUMD untuk saat ini. “Iya kalau kami tidak masalah,” ujarnya. Tentunya hal ini akan dibahas dengan dewan. Menurutnya tidak mesti dividen itu dialokasikan untuk BUMD, karena bisa untuk program lainnya. Ia menyebut memang tiap tahun ada penyertaan modal Pemda ke BUMD. Termasuk tahun ini pun ada, kisarannya lumayan besar. Namun kata dia, dari BUMD ada imbal balik berupa dividen ke daerah. (her)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional