Destinasi Wisata Baru di Mataram Sulit Bertambah

Acara peluncuran Calendar of event Mataram tahun 2020, Rabu (5/2) malam. Diakui, Pemerintah kota Mataram masih kesulitan membangun wisata baru. (Suara NTB/viq)

Mataram (Suara NTB) – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram meluncurkan calendar of event Mataram pada tahun 2020 ini. Dalam peluncuran kalender event ini, Dispar kota Mataram akan gelar 13 event selama tahun 2020.

 

Iklan

Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, H. Nizar Denny Cahyadi mengatakan, peluncuran kalender event ini sebagai bentuk informasi kepada wisatawan yang hendak berkunjung ke Mataram.

 

Ia menjelaskan, 13 event yang akan digelar oleh Dispar diharapkan mampu menambah jumlah kunjungan wisata ke kota Mataram. Dispar menargetkan kunjungan wisatawan ke kota Mataram mencapai 823.095  pengunjung.

 

Dijelaskan Denny, dari 42 destinasi wisata di Mataram, Dispar kota Mataram merasa kesulitan menambah destinasi wisata baru. Selama ini Dispar baru bisa menambah 3 destinasi wisata baru yang belum lama ini akan diluncurkan.

 

“Penambahan itu sangat sulit, mengingat SDM kita di Mataram yang paham tentang budaya sangat jarang yang bisa menggali itu,” katanya, Rabu malam, 5 Februari 2020.

 

Adapun untuk event tahun 2020 ini jelas Denny, tak banyak berubah dari tahun sebelumnya. Di antara event tersebut adalah Mataram Great Sale, Travel Mart, Festival Religi (ogoh-ogoh), Semarak Takbir, Festival Lebaran Topat, Pemilihan Terune Dedaare, Night Ride, Pameran Bonsai PPBI Cabang Mataram, Festival Mentaram, Lomba Marching band Pelajar SD dan SMP, Lomba Gendang Beleq Pelajar SMP, Jazz Festival dan terakhir Festival Tahun Baru.

 

“Memang event ini masih jauh dari kata banyak. Kedengarannya sedikit, karena baru pertama kali, jadi tidak terlalu banyak event yang akan kita laksanakan di Mataram,” jelas Denny.

 

Ia menerangkan, untuk event tahun 2021 mendatang, pihaknya akan menggelar 40 event sebagai ajang perpisahan Walikota Mataram, Ahyar Abduh dalam masa bakti akhir jabatannya. “Insha Allah kita sudah rencanakan lebih banyak dari tahun ini,” ungkapnya.

 

Menanggapi hal tersebut, Walikota H. Ahyar Abduh, mengapresiasi rencana Dispar tersebut. Ia menginginkan ada komitmen bersama dalam membangun dan mengembangkan wisata di Mataram.

 

“Potensi wisata kita besar di Mataram, jadi harus bisa dikembangkan. Baik untuk wisata kuliner, religi, budaya, dan wisata alam,” tegas walikota.

 

“Tapi, kita tidak boleh khawatir, terlebih lagi salah satu potensi yang besar dimiliki kota Mataram adalah wisata pantai,” jelasnya.

 

Dari 500 kota di Indonesia jelas Ahyar, kota Mataram patut berbangga karena Mataram termasuk dalam tiga kota di Indonesia yang memiliki wisata pantai.

 

“Justru itu, kita harus diberikan perhatian lebih untuk melakukan penataan dan perhatian untuk wisata pantai ini,” tuturnya. (viq)