Desak Pelaku Pembunuhan Diungkap, Warga Rontu Blokade Jalan

Warga Rontu Kota Bima, saat melakukan aksi blokade jalan. Mereka mendesak aparat segera mengungkap pelaku pembunuhan pegawai DLH, Senin, 19 April 2021.(Suara NTB/Jun)

Bima (Suara NTB) – Ratusan warga di Kelurahan Rontu Kota Bima, menggelar aksi blokade jalan raya, Senin, 19 April 2021. Mereka mendesak aparat kepolisian segera mengungkap pelaku pembunuhan Hasanudin alias Kuba (52). Pegawai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima tersebut, ditemukan tewas mengenaskan pada Minggu 4 April 2021. Selain menderita luka sayatan di leher, mayat pria itu dibungkus karung lalu dibuang di belakang sebuah toko di Kelurahan Rasanae Barat.

Putra korban, Ramdin kepada Suara NTB disela aksinya menjelaskan, apa yang dilakukan masyarakat hari ini tiada lain untuk menuntut komitmen kepolisian, yaitu mengungkap pelaku pembunuhan sang ayah dalam waktu 15 hari. “Kami butuh bukti bukan janji. Ini sudah 16 hari berjalan, tapi justru tidak ada pelaku yang diungkap kepolisian,” keluhnya.

Iklan

Jika tindak pidana lain mampu diungkap kepolisian hanya dalam waktu 2 atau 3 kali 24 jam. Mestinya, pelaku pembunuhan sadis ini sudah terungkap. Karenanya lewat aksi lanjutan tersebut, ia berharap aparat serius melakukan penyelidikan.

Bila persoalan ini dibiarkan berlarut tanpa kepastian, Ramdin khawatir dirinya menjadi sasaran warga, pasalnya sekarang mulai berhembus kabar bahwa dirinya menjadi aktor dibalik kejahatan itu. “Jangan sampai seperti itu, nama baik saya bagaimana. Intinya pelaku harus segera diungkap,” tegasnya.

Kabag Ops Polres Bima Kota, Kompol Nusran Nugraha dikonfirmasi terpisah menegaskan, kasus dugaan pembunuhan yang dialami pegawai DLH masih dalam penyelidikan. Polisi sangat berhati-hati dalam menggali keterangan saksi dan mengumpulkan alat bukti demi terpenuhinya unsur pidana.

Prinsipnya, tidak ada sebuah kejahatan yang bisa begitu saja bebas, pasti ada jejak yang ditinggalkan oleh pelaku. “Sekarang sedang sedang berjalan proses itu. Jadi mari kita sama-sama bersabar,” harapnya.

Dalam pengungkapan perkara pidana apalagi pembunuhan sadis semacam ini, polisi tak mungkin main-main. Sebab keberhasilan mengungkap pelaku merupakan sebuah prestasi yang membanggakan institusi. Untuk itu, masyarakat harus tetap bersabar dan proaktif membantu kepolisian selama proses penyelidikan. “Untuk siapa saja yang sudah diperiksa itu bukan kewenangan kami. Itu nanti langsung ke Satreskrim,” tandasnya. (jun)

Advertisementfiling laporan pajak ucapan idul fitri ucapan idul fitri Jasa Pembuatan Website Profesional