Desa Wisata Butuh Dukungan Swasta

Zainul Aidi. (Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Provinsi NTB mendorong penggunaan dana – dana sosial perusahaan untuk mendukung pengembangan desa wisata di NTB. Ada 99 desa wisata yang diprogramkan oleh Pemprov NTB di kepemimpinan Dr. Zulkieflimansyah dan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah. Ketua Forum CSR Provinsi NTB, Zainul Aidi mengatakan, pemerintah tidak bisa melakukannya sendiri.

“Butuh peran swasta untuk mendukung desa wisata,” katanya pada Suara NTB saat penyerahan bantuan CSR oleh Pertamina di Desa Wisata Pakuan, Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Rabu, 2 Desember 2020. Sejak tahun 2018-2019, Forum CSR NTB telah membina tiga desa wisata hingga saat ini. Desa Kuranji Dalam, Desa Pakuan, dan Desa Kumbung. Seluruhnya di Kabupaten Lombok Barat. Karena gempa tahun 2018, fokus dana CSR dialokasikan untuk mendukung kebangkitan kembali pascagempa.

Iklan

Ada tujuh fokus program pokok forum CSR, diantaranya untuk kemiskinan, bencana alam, masyarakat daerah terpencil, dan penyandang disabilitas. Seluruh program ini bertalian dengan kemiskinan. “Untuk kebangkitan ekonomi, fokusnya sekarang ke desa-desa wisata,” imbuh Mantan Direktur Utama PT. Gerbang NTB Emas (GNE) ini. Pengentasan kemiskinan melalui desa wisata diharapkan dapat menggerakkan ekonomi pedesaan dengan potensi yang dimiliki, pengangguran bisa dikurangi dan pendapatan masyarakat bisa dinaikkan.

Oleh karena itu, program desa wisata, lanjut Zainul Aidi, harus didukung penuh oleh seluruh stakeholders, tanpa terkecuali perusahaan-perusahaan yang beroperasi di NTB. Forum CRS rutin melakukan pertemuan dengan perusahaan-perusahaan. Membicarakan program-program untuk mendukung pembangunan di daerah ini. Zainul Aidi menambahkan, beberapa waktu lalu bersama 30an perusahaan melakukan audiensi dengan pemerintah desa serta karang taruna di Pakuan.

Tindaklanjutnya, dieksekusi langsung oleh PT. Pertamina untuk kebutuhan-kebutuhan yang diminta pemerintah desa setempat. Didukung juga oleh PLN untuk jaringan listrik dan Telkom sebagai penyedia wifi gratis. “Karena itu, konsep kita kedepan adalah bagaimana agar efektif program perusahaan, diberikan tanggung jawab satu desa satu perusahaan. Untuk mengejar 99 desa wisata di NTB,” imbuhnya.

Jumlah perusahaan yang tergabung dalam Forum CSR ini terus bertambah, kata Zainul Aidi. Masih banyak diantaranya yang masih harus diajak. Forum CSR katanya tidak mengelola anggaran, melainkan menawarkan program yang di eksekusi langsung oleh masing-masing perusahaan. (bul)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional