Desa Tangguh Wisata

Rosan P. Roeslani (Suara NTB/ari)

KAMAR Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, meresmikan Desa Tangguh Wisata Tasola (Tanak Song Lauk), Desa Jenggala, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Sabtu, 10 April 2021. Peresmian itu dihadiri Ketum Kadin Indonesia, Rosan P. Roeslani, Waketum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, Waketum Kadin Bidang Infrastruktur, Erwin Aksa, serta sejumlah pengusaha lain.

Sementara dari daerah, hadir Ketua Kadin NTB, H. Faurani, Bupati Lombok Utara, H. Djohan Sjamsu, SH., serta unsur Forkopimda KLU.

Iklan

Desa Tangguh Wisata yang diresmikan kemarin, tercetus tahun 2019 dari Wakil Ketum Kadin Indonesia Bidang Properti, Hendro S. Gondokusumo, dan Waketum Kadin Indonesia Bidang Kelautan dan Perikanan. Berangkat dari keprihatinan kondisi pascagempa, Kadin Indonesia memberikan dukungan pemulihan ekonomi masyarakat dengan membangun infrastruktur, fasilitas umum desa, pemberdayaan desa wisata, serta bantuan perumahan.

‘’Kami bersyukur Desa Tangguh Wisata bisa selesai. Kadin juga membangun klinik bersalin, mushola, gedung serbaguna, kandang sapi untuk biogas, dan di Tasola tidak hanya desa wisata tapi juga perumahan,’’ ucap Rosan.

Tercatat, Kadin membantu 28 unit perumahan RTG, 27 Paviliun untuk mendukung penginapan bagi wisatawan desa wisata. Hajat bantuan Kadin tersebut tidak lain untuk mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat, dimana Rosan meyakini, setelah pandemi berakhir, geliat wisata di Indonesia akan meningkat.

‘’Harapan kepada masyarakat, apa yang sudah terbangun dirawat dengan baik. Ada dua orang yang kamo sekolahkan di Yogyakarta untuk mengelola Desa Tangguh Wisata Tasola,’’ imbuhnya.

Untuk diketahui, Kadin Indonesia menempatkan program pemulihan pascagempa di tujuh desa di Lombok. Fasilitas dibangun dalam tiga tahap. Tahap I dan II membangun fasilitas umum dan fasilitas sosial, antara lain 3 mushola di Tasola – desa Jenggala, di desa Medana dan Dara Kunci – Lombok Timur. Balai pertemuan mini dibangun di tiga tempat, yaitu Selengen, Medana (KLU) dan Obel-obel (Lotim), fasilitas Polindes bersalin di Teniga – dimana seluruhnya diserahterimakan pada 2019. Sedangkan pada tahap III, program Kadin menyasar pemberdayaan pemulihan ekonomi masyarakat.

Masuknya program Desa Tangguh Wisata di KLU ini, merupakan tindaklanjut kunjungan Kadin Indonesia pascagempa bumi tahun 2018. Kadin mendapat kesan positif saat kunjungan ke Tanak song Lauk. Dimana semangat warga untuk bangkit pascagempa cukup tinggi, warga yang ramah, serta jiwa gotong royong warga yang sangat baik. Untuk itulah, Kadin memutuskan untuk membantu program fisik dan pemberdayaan untuk mempercepat pemulihan.

“Hal inilah yang menjadi pemicu kami di Kadin untuk mengajak para pemangku kepentingan lainnya untuk membantu pemulihan perekonomian warga dengan mengembangkan desa tangguh wisata,” pungkasnya. (ari)

Advertisement ucapan idul fitri ucapan idul fitri ucapan idul fitri Jasa Pembuatan Website Profesional