Desa di Lobar Salurkan BLT Lanjutan

Pemdes Jagaraga Kecamatan Kuripan menyalurkan BLT tahap IV dan V kepada masyarakat terdampak corona, Rabu, 30 September 2020.(Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Desa-desa di Lombok Barat (Lobar) mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) lanjutan, yakni tahap IV dan V, bahkan VI. Sejauh ini yang sudah menyalurkan BLT tahap IV hingga VI berdasarkan instruksi Kementerian Desa sebanyak 29 desa, dari total 119 desa di Lobar.

Sementara itu, banyak keluarga penerima manfaat (KPM) yang sebelumnya menerima BLT dikeluarkan, atas dasar mereka tak layak. Lantaran mereka sudah mendapatkan bantuan pada program lain dan dinilai dari sisi perekonomiannya mulai membaik.

Iklan

Kabid Pemerintahan Desa (Pemdes) pada dinas PMD, Kesuma Supake, Rabu, 30 September 2020 mengatakan, sebanyak 29 desa sudah mengajukan pencairan DD tahap III. Dari 29 desa ini, 19 sudah cair dan 10 sudah berproses di KPPN. Artinya, 29 desa ini sudah menyalurkan BLT DD tahap IV, V dan VI. “29 desa ini sudah mulai menyalurkan BLT DD tahap IV dan V bahkan VI,” terang dia. Sedangkan desa-desa lain, ada yang sudah mengajukan pengusulan pencairan dana, ada masih berproses di BPKAD. Ditargetkan penyaluran BLT ini bisa selesai bulan depan (Oktober, red).

Seperti penyaluran BLT tahap IV dan V di Desa Jagaraga Kecamatan Kuripan, Rabu (30/9), mulai menyalurkan kepada masyarakat terdampak covid-19. Penerima BLT di desa ini sebanyak 273 KK atau KPM. Jumlah ini  mengalami pengurangan sekitar 96 dari penyaluran sebelumnya sebanyak 369. “Alasan pengurangan ini karena ada warga kita mendapatkan bantuan dari program lain, dan perekonomiannya sudah mulai membaik, itu yang kita sisir. Tetap kami kedepankan penerima BLT ini adalah orang yang parah di antara yang terparah, termasuk orang tua (jompo)dan sakit,” terang Plt Kades Jagaraga, Iskandar.

Kalaupun terjadi pengurangan penerima BLT ini, namun mereka ada mendapatkan bantuan lain, karena bantuan ini sendiri tidak boleh dobel. Disamping dilihat dari sisi perekonomian sudah mulai mampu. Yang masuk prioritas, warga jompo, sakit dan miskin yang paling parah.

BLT yang disalurkan jelas dia, tahap IV dan V dengan total  dana DD yang dialokasikan mencapai Rp163.0800.000. Di mana masing-masing KK mendapatkan Rp300 ribu tahap IV dan Rp300 ribu tahap V sehingga total yang mereka terima Rp600 ribu.

Sedangkan tahap VI sendiri akan dsalurkan bulan Oktober. Dari sisi anggaran DD untuk penyaluran BLT ini diakui cukup. Selain menyalurkan BLT, pihaknya juga memberikan masker kepada masyarakat. Sebelum menyalurkan BLT, pihaknya melalui proses verifikasi melalui proses musyawarah dusun dan uji publik selama 20 hari. Nama-nama calon penerima ditempel di tempat umum dan tempat ibadah. ”Sehingga mereka menerima dikeluarkan (tidak mendapatkan bantuan),” terang dia.  (her)