Dermaga Labuhan Lalar Belum Layak untuk Sandar Kapal

Kondisi terkini dermaga Labuhan Lalar yang dulu sempat digunakan kapal pengangkut batubara PLTU Tambora, Kertasari.(Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Peluang dermaga Labuhan Lalar untuk kembali dijadikan tempat bongkar batu bara PLTU Tambora, Kertasari sepertinya semakin kecil. Pasalnya dermaga milik pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) itu dinilai belum layak disandari kapal pascaperbaikan tahun lalu.

Soal ketidaklaikan dermaga yang terletak di kecamatan Taliwang itu sesuai hasil penilaian agen kapal yang digunakan untuk mengangkut batubara PLTU Tambora. Penilaian agen kapal itu pun bahkan telah disampaikan langsung ke otoritas pengelola dermaga Labuhan Lalar. “Laporannya ke kami seperti itu. Mereka tidak berani menggunakannya karena dianggap tidak layak,” terang kepala UPTD Dermaga Labuhan Lalar, M. Amin kepada Suara NTB.

Iklan

Mengutip hasil penilaian pihak agen kapal, Amin menyebutkan, hal yang tidak memenuhi syarat dermaga Labuhan Lalar sehingga dapat kembali digunakan terletak pada kondisi perairan sekitar tempat berlabuh. Tepat di bawah kapal ditambat terdapat batuan yang mengendap sehingga sewaktu-waktu dikhawatirkan dapat merusak badan kapal. “Katanya kalau air surut di situ ada batu yang bisa membahayakan kapal yang menyandar,” urainya.

Diakui Amin, alasan yang diungkapkan agen kapal itu ada benarnya. Bantuan itu disebutkannya berasal dari sisa material timbunan dermaga saat dilakukan perbaikan beberapa waktu lalu. Batuan itu jatuh ke dasar laut karena saat diurug, tidak didahului dengan membangun beronjongnya.

“Jadi waktu diperbaiki. Diurug dulu baru setelah itu kerjakan beronjongnya. Akibatnya material urugkan masuk ke laut karena dihempas ombak,” sebut Amin.

Ia pun mengaku, mengenai hasil penilaian agen kapal itu pihaknya telah melaporkan ke Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Permukiman (PUPRPP). Harapannya ada perbaikan lanjutan sehingga dermaga milik Pemda KSB itu dapat dimanfaatkan lagi untuk aktivitas pendaratan (bongkar) batubara PLTU Tambora, Kertasari seperti sedia kala.

“Kami bahkan sudah sampaikan ke Dinas PU. Nanti kalau mau diperbaiki ajak langsung pihak agen kapal supaya benar-benar tahu apa yang harus diperbaiki di sana,” demikian Amin berharap.(bug)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here