Demokrat Tepis Kabar Koalisi Poros Biru Bubar

Ketua DPD Demokrat NTB, TGH. Mahalli Fikri bersama Sekjen DPW Nasdem NTB, Multazam dan Ketua DPD PAN KSB, berpose bersama sebagai simbol keutuhan koalisi poros biru (Suara NTB/ndi)

Mataram (Suara NTB) – Koalisi poros biru yang digalang oleh Partai Demokrat, PAN dan Nasdem di Pilkada Kota Mataram sampai saat ini masih jalan di tempat. Pasalnya setelah diumumkan beberapa waktu lalu, sampai sekarang belum ada kemajuan yang diperlihatkan oleh poros biru tersebut untuk mengusung satu pasangan bakal calon.

Karena itu tidak heran jika sejumlah pihak meragukan koalisi poros biru tersebut bakal bisa bertahan lama dan sampai bisa mengusung satu paket pasangan calon. Karena bangunan koalisi poros biru tersebut dinilai tak memiliki figur kuat yang ditawarkan sebagai pasangan calon untuk menghadapi tiga paslon yang sudah berdiri sebelumnya.

Iklan

Ketua DPD Partai Demokrat NTB, TGH. Mahalli Fikri yang dikonfirmasi, membantah bahwa koalisi poros biru yang digalang bersama PAN dan Nasdem itu sudah retak dan akan bubar di tengah jalan. Menurutnya, sampai saat ini, poros biru masih berproses untuk merumuskan paket pasangan calon yang akan mereka usung.

“Poros Biru akan terus berikhtiar menghadirkan pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Mataram yang keempat di luar tiga pasangan bakal calon yang sudah dianggap ada itu,” tegas Mahalli, Selasa, 11 Februari 2020 kemarin. Dikatakan Mahalli bahwa poros biru tidak mau tergesa-gesa untuk memunculkan paket pasangan calon yang akan mereka usung. Sebab dari tahap pilkada yang ada, masih ada waktu yang cukup panjang untuk menggodok paket pasangan calon yang akan mereka usung.

Kan waktu masih ada beberapa bulan lagi, tunggu saja tanggal mainnya. Sekarang PAN masih Kongres, kita tunggu bersama Nasdem. Ikhtiar Poros Biru juga tidak ada hubungannya dengan H. Mohan maupun yang lainnya,” ungkap Mahalli.

Disampaikan Mahalli yang pasti kaolisi poros biru ini akan menghadirkan pasangan calon alternatif. Mengingat tiga pasangan calon yang sudah muncul itu masih dianggap sebagai bagian dari muka-muka lama. Sementara di satu sisi sebagian besar masyarakat Kota Mataram menginginkan hadirnya figur-figur baru.

“Mohon doa dan dukungan, semoga Poros Biru berhasil menghadirkan Paslon alternatif yang menjadi penawar bagi Rakyat Mentaram untuk mengobati kerinduan rakyat Mentaram yang ingin dipimpin oleh pemimpin yang betul – betul baru,” katanya kepada Suara NTB. Koalisi poros biru tersebut nantinya tidak hanya akan diisi oleh tiga partai saja yakni Demokrat, PAN, Nasdem. Namun tidak tertutup kemungkinan akan ada lagi nanti partai lain yang akan ikut bergabung. (ndi)