Demokrat NTB Matangkan Persiapan Musda

TGH. Mahalli Fikri (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Partai Demokrat NTB mulai mempersiapkan pelaksanaan Musda. Sabtu, 19 Juni 2021 DPD bersama Ketua DPC Partai Demokrat se-NTB menggelar rapat terbatas terkait dengan persiapan pelaksanaan Musda. Rapat terbatas yang dipimpin langsung Ketua DPD partai Demokrat NTB, TGH. Mahalli Fikri membahas terkait dengan Peraturan Organisasi (PO) partai Demokrat yang menjadi panduan dalam pelaksanaan Musda dan Muscab yang sudah dikeluarkan oleh DPP.

“Rapat terbatas bersama ketua DPC-DPC lebih banyak diisi dengan diskusi dalam rangka menyatukan persepsi terhadap Peraturan Organisasi (PO) Pelaksanaan Musyawarah Daerah,” ujarnya. Ada beberapa poin penting dari hasil kajian terhadap PO Musda tersebut yang beberapa di antaranya diharapkan kepada Ketua DPD untuk dapat menyampaikan langsung kepada DPP sebagai rekomendasi terhadap hasil rapat yang dilaksanakan.

Iklan

“Apa yang menjadi rekomendasi dari rekan-rekan DPC ini akan dilanjutkan ke DPP untuk ditindaklanjuti, sekaligus melaporkan tahapan kesiapan pelaksanaan Musda di Provinsi NTB,” ucapnya. Terkait yang jadwal musda, pihaknya masih menunggu penjadwalan dari DPP. Dengan telah terbitnya PO tersebut, telah memberi kepastian terkait dengan pelaksanaan Musda dan Muscab yang sempat tertunda. Disampaikan Mahalli, Musda Muscab diupayakan tuntas tahun 2021 ini, sebelum tahapan verifikasi parpol dilaksanakan awal tahun 2022.

“Sekarang ini semua DPD dan DPC sedang menunggu jadwal yang sedang disusun okeh DPP. Sesudah Musda selesai baru Muscab, tapi yang pasti semuanya harus selesai pada tahun 2021 sampai dengan awal 2022, sebelum tahapan Pemilu dimulai,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan oleh Ketua Komisi V DPRD NTB itu ada beberapa hal yang baru diatur dalam PO tersebut. Seperti bahwa penentu akhir Ketua DPD dan DPC terpilih menjadi kewenangan DPP Demokrat. Forum Musda hanya merekomendasikan maksimal tiga orang calon ke DPP. “Musda dapat mengajukan ke DPP paling banyak 3 calon Ketua yang nanti dipilih dan ditetapkan oleh tim 3 di DPP menjadi Ketua. Nanti Calon Ketua DPD hasil Musda yang diajukan ke DPP sebelum ditetapkan akan menjalani uji kelayakan yan dilakukan oleh DPP dan menandatangani Pakta Integritas,” pungkasnya. (ndi)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional