Demokrat dan PKB Resmi Berkoalisi

Mataram (Suara NTB) – Partai Demokrat dan PKB resmi mengumumkan diri berkoalisi. Pengumuman yang berlangsung di Mataram, Senin, 11 Desember 2017 kemarin dihadiri langsung oleh petinggi kedua partai.

Dari Partai Demokrat, hadir langsung Ketua DPD, TGH. Mahalli Fikri, didampingi Sekretaris, H. Zainul Aidi, SP, Bendahara, TGH. M. Nasihudin Badri dan Ketua Bappilu, M. Nashib Ikroman, serta jajaran pengurus lainnya. Sedangkan dari PKB, hadir Ketua DPW PKB NTB, Lalu Hadiran Irfani, Sekretaris, Ahmad Akhdiyansyah dan Wakil Ketua Fraksi PKB, Lalu Pelita Putra.

Iklan

“Kehadiran kami di sini, bisa diartikan, Insya Allah PKB dan Demokrat akan berkoalisi untuk mengusung pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur di Pilkada NTB 2018,” ujar Ketua DPW PKB NTB, Lalu Hadrian Irfani, Senin, 11 Desember 2017.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat NTB, TGH. Mahalli Fikri juga menegaskan, bahwa koalisi dua partai ini sudah memenuhi syarat minimal jumlah kursi untuk mengusung satu pasangan bakal calon. “Teman koalisi kita ini bukan saja cukup (kursi), tapi juga sudah melebihi dari syarat,” kata Mahalli.

Sementara terkait pasangan bakal calon yang akan diusung, koalisi ini, menyebut nama pasangan Dr. Zulkieflimansyah dan Dr. Sitti Rohmi Djalilah. Hanya saja untuk resminya masih menunggu keputusan DPP masing-masing.

“Paket yang akan diusung, Insya Allah paling lambat tiga hari ke depan, akan kami umumkan resmi. Kenapa demikian, karena besok calonnya akan ke DPP dulu untuk fit and propertest. Beliau adalah Dr. Zul dan Ibu Rohmi,” jelas Hadrian.

Setelah mengantongi SK DPP yang direncanakan akan ke luar dalam tiga hari ke depan. Maka paket Dr. Zul-Rohmi tidak akan menunggu lama untuk langsung dideklarasikan.

“Kita akan umumkan finalisasi DPP secara bersama-sama dengan partai koalisi, dalam sebuah acara yang  gegap gempita (deklarasi). Tempatnya nanti bukan di Mataram. Kita akan cari tempat yang bersejarah, tempat yang luar biasa,” jelas Mahali.

Koalisi kedua partai ini, tidak saja hanya di tingkat provinsi, tetapi juga akan linear sampai tiga Kabupaten/Kota yang juga akan melaksanakan pilkada serentak 2018, yakni Kota Bima, Lombok Timur dan Lombok Barat.

“Kami sudah sepaham juga di Lotim (Syamsul Lutfhi-TGH. Najamudin Mustafa) dan Lobar (TGH. Hasanain Juaini-Sulhan Muhclis). Sehingga kami akan membangun koalisi linear,” ungkap Mahalli. (ndi)