Demokrat Bertekad Dorong Tumbuhnya Pers yang Sehat

Mataram (Suara NTB) – Partai Demokrat bertekad menyebarluaskan pesan soal pentingnya menumbuhkan pers yang bertanggung jawab, adil dan merdeka dalam rangkaian Rakernas partai ini di Mataram, 7-9 Mei 2017. Pesan ini, diwujudkan dengan penandatanganan petisi anti hoax dan fitnah yang dirancang untuk memecahkan rekor MURI. Petisi tersebut, akan ditandatangani di atas kain yang terbentang sepanjang 40 meter. Sebanyak 6.000 orang diperkirakan akan menandatanganinya.

Rencana tersebut dipaparkan Sekjen DPP Partai Demokrat, Hinca Panjaitan, saat berbincang santai dengan Penanggung Jawab Harian Suara NTB, H. Agus Talino didampingi Wakil Penanggung Jawab Harian Suara NTB, Raka Akriyani dan Redaktur Pelaksana suarantb.com, M.Azhar, Jumat (5/5). Hinca datang bersama sejumlah panitia Rakernas Partai Demokrat dan didampingi Sekretaris DPD Partai Demokrat NTB, Zainul Aidi, SP.

Iklan

Hinca menegaskan, pihaknya sangat berharap pers di Indonesia bisa tumbuh menjadi pers yang sehat, jauh dari hoax dan fitnah. Ia meyakini, pers dan politisi memiliki persenyawaan yang saling menguatkan keberadaan masing-masing. Hinca menganalogikan, para politisi sebagai penari dan pers merupakan pemilik panggungnya. Tanpa penari, panggung tidak akan memiliki penonton. Sementara tanpa panggung, seorang penari juga tak akan pernah ditonton orang.

Dalam analogi yang lain, pers dan politisi diibaratkannya bak ikan dan kolam. ‘’Jadi malam ini, kita datang, ikan nyemplung ke kolam,’’ ujarnya sembari tertawa lepas.

Hinca menegaskan bahwa sudah saatnya semua pihak untuk memandang parpol tidak hanya sebagai sebuah entitas politik semata. Parpol, menurut Hinca juga memiliki tanggung jawab menjalankan tugas-tugas lain di luar hal-hal yang bersinggungan dengan politik atau kekuasaan. Prinsip inilah yang saat ini dipegang teguh oleh Partai Demokrat.

Upaya untuk membangun pers yang bertanggung jawab, adil dan merdeka merupakan salah satu manifestasi dari prinsip tersebut. Selain itu, Hinca juga menegaskan pihaknya ingin mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di daerah-daerah.

Untuk itulah, Partai Demokrat memutuskan menggelar Rakernas di Lombok, NTB. Dengan kehadiran tak kurang dari 5.000 kadernya di Lombok, Hinca meyakini akan ada dampak ekonomi yang cukup luas. Berbagai usaha yang bersinggungan dengan pariwisata setidaknya akan mendapatkan manfaat langsung dari kegiatan Rakernas selama tiga hari ini.

‘’Besok (hari ini) kalau kami turun kemari 5.000 orang, tiga hari di sini, tinggal kawan-kawan hitung saja (manfaat ekonominya),’’ tegas Hinca.

Ia menambahkan, Rakernas ini akan dihadiri Ketua Umum Partai Demokrat, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan jajarannya, serta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang namanya mulai dikenal luas sejak tampil di Pilkada DKI Jakarta.

Selain Rakernas sebagai agenda utama, selama tiga hari, SBY dan AHY akan menghadiri serangkaian kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. “Kami bersama SBY nanti akan mengajak masyarakat main voli. Kemudian ada acara bersih-bersih, mendatangi rumah ibadah di enam kecamatan di Kota Mataram,” ujarnya.

Pertandingan voli ini akan digelar serangkaian dengan kegiatan jalan sehat bersama AHY dan TGB yang berakhir di lokasi Car Free Day di Udayana, Mataram, Minggu (7/5). Selain itu, digelar pula rangkaian kegiatan lain seperti pertandingan futsal bersama wartawan, peluncuran buku puisi SBY, dan lain sebagainya.

“Nanti juga AHY akan terlibat dalam acara tarik tambang bersama masyarakat di Kelurahan Banjar, Ampenan,” ujarnya. (aan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here