Demi Judi dan Sabu, Ayah Satu Anak Diduga Bobol Konter

Kasatreskrim Polresta Mataram Kadek Adi Budi Astawa (tengah) Jumat, 26 November 2021 menunjukkan barang bukti pencurian konter ponsel TKP Jalan Airlangga, Gomong, Mataram.(Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Pencurian konter ponsel di Jalan Airlangga, Gomong, Mataram tersebar di media sosial. Rekaman CCTV menunjukkan seorang pria membongkar pintu. Pria ini belakangan diketahui berinisial OZ alias FR (33) dan sudah ditangkap.

Kasatreskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa mengatakan, FR beraksi seorang diri dan dari pengakuan baru pertama kali. Modusnya menggunakan linggis dan kunci rakitan untuk membobol pintu.

Iklan

“Ada rekaman CCTV-nya. Dari identifikasi bahwa benar dia ini pelakunya,” ucapnya Jumat (26/11) siang. Aksi OZ dilakukan pada Kamis (25/11) dini hari. Pagi harinya, OZ ditangkap.

Pada saat ditangkap di rumahnya di Punia, Mataram, OZ kedapatan sedang bermain judi slot di ponsel pintarnya. OZ tidak bisa melawan saat Tim Puma menggiringnya ke sel tahanan.

Kadek Adi mengatakan, korban pemilik konter ponsel mengaku merugi sampai Rp8 juta. Dari pencurian itu, tersangka OZ menggondol satu unit laptop, satu unit iPhone, empat baterai ponsel, dan 21 buah LCD ponsel.

Usai mencuri, OZ langsung menjual barang curiannya secara gelondongan senilai Rp1,3 juta. Masih ada sisa barang curian yang belum terjual disimpan di rumahnya sehingga disita sebagai barang bukti.

Uang hasil pencurian itu sudah dipakai OZ. sebanyak Rp550 ribu untuk deposit judi slot. Sementara Rp300 ribu dipakai untuk membeli sabu. “Di kantongnya masih ada Rp450 ribu yang belum sempat dipakai,” sebut Kadek Adi.

Kini OZ yang sudah dikaruniai keturunan satu anak ini sudah ditetapkan sebagai tersangka. OZ dijerat dengan pasal 363 KUHP yang ancaman hukumannya paling lama tujuh tahun penjara. (why)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional