Demi Investasi, Polda NTB Siapkan Pengamanan Khusus

Tomsi Tohir (Suara NTB/bay)

Mataram (Suara NTB) – Polda NTB menjamin keamanan dan kenyamanan investasi di NTB. Khususnya dari gangguan-gangguan yang bersifat melawan hukum atau aturan yang berlaku. Hal itu telah menjadi komitmen Polda NTB, khususnya untuk mengamankan dan menjaga proses investasi yang berlangsung.

Kapolda NTB, Irjen Pol. Tomsi Tohir, menerangkan bahwa untuk mendukung pemerintah daerah mewujudkan NTB yang ramah investasi pihaknya telah menyusun perencanaan pengamanan khusus.

Iklan

‘’Dari Polda sudah melakukan suatu kegiatan perencanaan berkaitan dengan sistem pengamanan. Tidak hanya permasalahan keamanan di Mandalika, tapi juga di daerah lain,’’ ujarnya, Rabu, 12 Februari 2020.

Diterangkan Tomsi pihaknya akan mengupayakan situasi kondusif dan aman tetap terjada di NTB. Khususnya melalui penertiban yang lebih terencana untuk pelanggaran lalu lintas, pencegahan kriminalitas, serta pengungkapan kasus dengan cara-cara investigasi yang lebih modern.

Polda NTB bersama dengan Pemprov NTB juga telah melakukan pendekatan kepada masyarakat hingga ke tingkat desa. Khususnya untuk memberikan penyadaran pentingnya menjaga keamanan dan kenyamanan iklim pariwisata di NTB yang disebut akan semakin maju ke depannya.

‘’Dengan demikian wisatawan yang berlibur di NTB dapat bergembira, aman, tanpa dihantui rasa khawatir sedikit pun,’’ tegasnya.

Sampai saat ini Polda NTB mencatat ada beberapa keluhan yang kerap disampaikan oleh investor maupun wisatawan. Diantaranya adalah penyelesaian sengketa lahan, serta kebiasaan beberapa masyarakat NTB yang kerap mengendarai motor dengan knalpot modifikasi yang menimbulkan suara bising.

“Investor mengeluhkan adanya anak-anak muda yang memakai motor-motor dengan knalpot racing. Kita akan hentikan, kalau tidak mau kita akan tindak tegas sesuai peraturan lalu-lintas yang ada,” tegasnya.

Untuk kasus sengketa lahan salah satunya adalah penyelesaian sengketa tanah yang sempat mewarnai beberapa proses realisasi investasi di KEK Mandalika. Untuk itu, pihaknya telah membuat tim khusus.

Tomsi mengatakan, pengamanan dan pengawalan yang dilakukan untuk realisasi investasi di KEK Mandalika untuk menyambut MotoGP 2021. Dimana perencanaan yang komprehensif perlu dilakukan untuk mengakomodir kunjungan wisatawan yang diperkirakan mencapai raturan ribu.

‘’Terkait masalah tanah, investor membeli, ada yang mengaku lagi mengatakan memiliki dan lain sebagainya,’’ ujar Tomsi.

Pihak kepolisian akan menyelesaikan masalah tersebut berdasarkan hukum yang berlaku, dengan pembuktian legalitas dari masing-masing pihak. ‘’Dan nyata-nyata pihak yang mengganggu, mengaku tanpa dasar hukum yang kuat kita akan proses dengan tegas,’’ sambungnya.

Polda NTB sampai saat ini disebut telah mengidentifikasi beberapa kelompok yang kerap didapati mengakomodir massa untuk kasus sengketa tanah. ‘’Itu akan kita kejar terus sampai dia melakukan pelanggaran dan akan kita lakukan tindakan tegas,’’ ujar Tomsi.

Selain itu, kasus kriminal lainnya seperti pencegahan pembangunan investasi, pencegatan  serta pengambilan uang keamanan tertentu juga menjadi perhatian Polda NTB. ‘’Itu sudah kita identifikasi semua,’’ ujar Tomsi.

Sampai saat ini pihaknya disebut telah melakukan tindakan tegas dengan penangkapan dan penahanan terhadap beberapa kelompok yang diketahui melakukan praktik tersebut. (bay)