Delapan Pasien Membaik, Dua Orang Gejala Batuk

M. Chandra Kusuma. (Suara NTB/Dok)

Bima (Suara NTB) – Sebanyak 10 pasien positif covid-19 warga Kabupaten Bima hingga kini masih dirawat intensif di ruang isolasi RSUD Bima. Kondisi kesehatan delapan pasien membaik. Sementara dua lainnya gejala batuk.

Demikian disampaikan oleh Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Bima, M. Chandra Kusuma M.AP, kepada Suara NTB pada Kamis, 23 April 2020. “Alhamdulillah, delapan pasien covid-19 membaik dan tanpa gejala apapun. Sedangkan dua lainnya gejala batuk,” katanya.

Iklan

Menurutnya 10 pasien tersebut dirawat sudah berjalan selama 4 hari. Mereka diberikan tindakan medis sesuai dengan kondisi kesehatannya. Misalnya delapan pasien diberikan vitamin dan obat anti virus. “Sedangkan yang batuk diberikan obat sesuai dengan gejalanya,” katatanya.

Disamping itu, berdasarkan laporan dari tim RSUD Bima, tenaga medis, termasuk dokter dan perawat yang disiapkan untuk menangani pasien covid-19 ada sebanyak seraturan orang. “Tim medis yang disiapkan oleh RSUD Bima untuk menangani pasienn covid-19 totalnya ada 100 orang,” katanya.

Sedangkan ruang yang disiapkan RSUD Bima untuk isolasi pasien positif covid-19 hingga kini masih cukup. Bahkan ruangan yang disiapkan bisa menampung sekitar 30 pasien. “Ruang isolasi masih cukup, bisa menampung 30 pasien,” katanya.

Meski begitu hingga kini pihaknya tengah menyiapkan RSUD Sondosia, sebagai rumah sakit penyangga untuk mengantisipasi lonjakan atau penamnahan pasien positif covid-19. “Sedangkan disiapkan, ruang isolasi di RSUD Sondosia yang bisa menampung 50 pasien,” katanya.

Disamping itu lanjutnya, keluarga dekat 10 pasien positif covid-19 dari Kecamatan Bolo dan Sanggar akan menjadi perhatian serius Pemerintah dengan memberikan bantuan sembako dan kebutuhan sehari-hari.

“Begitupun Desa-Desa yang terjangkit corona kita bantu dengan memberikan masker, sabun dan paket sembako. Karena sebagian sudah melakukan isolasi lingkungan,” pungkasnya. (uki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here