Delapan Karyawan PT. STM Terkonfirmasi Positif Covid-19

H. Bambang M Yasin dan Jufri (Suara NTB/ula).

Dompu (Suara NTB) – Sebanyak 8 orang karyawan yang bekerja pada PT Sumbawa Timur Mining (STM) Huu Dompu terkonfirmasi positif Covid-19. Mereka ini diketahui positif hasil swab mandiri oleh perusahaan sebagai syarat bisa kembali aktif bekerja.

Temuan ini membuat Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Dompu mengambil alih penanganan pasien. Dan meminta pihak perusahaan menghentikan sementara aktivitas hingga dipastikan semua karyawan serta tempat kerja bebas dari Covid-19.

Iklan

“Setelah dipelajari. Kami berkesimpulan bahwa proses isolasi mandiri yang mereka (PT STM) lakukan, tidak sepenuhnya sesuai dengan protap Covid-19. Sekarang, atas nama undang – undang, atas nama tugas, kami mengambil alih penanganan terhadap kasus covid-19 yang ada di PT. STM,” kata Bupati Dompu, Drs H Bambang M Yasin yang juga ketua tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Dompu kepada wartawan, Kamis, 30 Juli 2020.

Dikatakan Bambang, swab tes yang dilakukan PT. STM terhadap karyawannya ini dalam rangka persiapan kegiatan di lokasi eksplorasi. Karena sejak pandemi Covid-19, pihak PT. STM menerapkan kebijakan memperlambat operasi. Sehingga tidak ada aktivitas eksplorasi kecuali pemeliharaan peralatan dan lainnya.

Menjelang diaktifkan kembali aktifitas tambang, perusahaan bekerjasama dengan Laboratorium Genetik Sumbawa Tecknopark melakukan swab mandiri terhadap karyawan PT STM. Dari 154 sample yang diambil, 8 orang terkonfirmasi positif Covid.

“Sekarang kami akan membantu Tecknopark Sumbawa untuk melakukan swab terhadap seluruh karyawan STM. Dengan tujuan meminimalisir penyebaran virus ini, baik terhadap internal karyawan PT STM sendiri maupun masyarakat sekitar tambang,” ungkap Bambang.

Mereka yang dinyatakan positif, kini telah diisolasi di Wisma Terpijar Dompu. Enam orang di antaranya dijemput dari lokasi isolasi mandiri yang disediakan perusahaan di Lakey, Rabu malam, 29 Juli 2020 dan 2 orang kembali dijemput pada Kamis, 30 Juli 2020. Karena ke-8 orang ini merupakan warga Dompu dan satu di antaranya warga Soriutu Manggelewa serta sisanya dari Huu.

Penelusuran kontak terhadap pasien positif juga sedang dilakukam tim Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu untuk meminimalisir kasus, dan keluarga dekat pasien positif akan dilakukan swab tes. “Mulai hari ini, kami akan mulai kerja untuk memastikan bahwa masalah ini dapat segera tertangani dengan baik dan insyaallah ini tidak akan butuh waktu yang terlalu lama. Karena sekarang, proses analisa hasil swab pun dapat kita lakukan di RSUD Dompu,” ungkap Bambang.

Terkait penambahan 2 kasus positif dari karyawan PT STM, Kepala BPBD Dompu, Jufri, ST, M. Si selaku Sekretaris Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Dompu mengatakan, pihaknya baru diinformasikan secara lisan oleh pihak PT. STM terkait 6 kasus positif dan tambahan 2 positif Covid-19.

Pihaknya belum mendapatkan pemberitahuan secara resmi dan diikuti dengan hasil swab yang menyatakan ke-8 orang ini positif Covid-19. “Itu sebabnya hingga saat ini tim gugus Covid-19 NTB belum membuat rilis resminya. Kami minta kepada Lab yang mengeluarkan hasil mereka ini positif untuk berkoordinasi dengan tim Covid Provinsi NTB,” kata Jufri.

Kendati demikian, ke-8 orang yang dinyatakan positif ini telah diisolasi di Wisma Terpijar Dompu dan ditangani dengan protokol Covid-19. Ke-8 orang ini juga tidak memiliki gejala sebagai penderita positif Covid. “Mereka semua tanpa gejala,” katanya. (ula)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here