Delapan Distributor di Lotim Harus Bertanggung Jawab pada Penyaluran Pupuk

Selong (Suara NTB) – Asisten Ekonomi Pembangunan dan Kesra Setda Kabupaten Lotim, Drs. H. Sahabuddin, MM., mengingatkan, kebutuhan pupuk di Lotim cukup tinggi dibandingkan kabupaten lain di NTB. Alasannya, komoditi pertanian di Lotim bukan hanya padi,  jagung, kedelai yang membutuhkan pupuk, tetapi tanaman hortikultura lainnya.

Penegasan ini disampaikannya saat membuka acara sosialisasi Peredaran Pupuk  untuk Tembakau di Kabupaten Lotim, Kamis, 3 Mei 2018.  Untuk itu, pihaknya mengharapkan kepada 8 distibutor, yakni, CV. Bintang Timur, CV.  Hidayat,  CV. Heri Abadi, CV. Karya Mandiri, PD. Agro Selaparang,  KUD  Karya Nyata, CV. Gunung Mas dan Puskud NTB harus bertanggung jawab di tingkat desa untuk menunjuk pengecer yang sampai saat ini berjumlah 361 pengecer,

Iklan

Sahabuddin mengungkapkan, seiring dengan semakin meningkatnya target luas tanam padi, yang ditetapkan oleh pemerintah pusat MT 2017/2018 dan MT 2018 seluas 80.116 ha,  kemudian jagung 29.378 ha harus diiringi dengan penambahan pupuk. Apabila tidak dilakukan maka produktivitas dan produksi tanaman tidak bisa tercapai.

Untuk mengatasi permasalahan pupuk ini,  Sahabuddin berharap tergantung dari peran serta dan dukungan pihak terkait dengan berkoordinasi yang baik secara kooperatif, bekerja lebih giat,  lebih ikhlas,  berikan pelayanan yang baik kepada masyarakat melalui bingkai kebersamaan supaya semua permasalahan dapat teratasi.  (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here