Dekatkan Diri dengan Masyarakat, Pemda akan Jadikan Safari Ramadhan Subuh Jadi Agenda Rutin

Sekda Lobar H. Baehaqi bersama jajaran saat Safari Ramadhan di Kekeri Kecamatan Gunungsari. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Pemkab Lombok Barat (Lobar) berencana menjadikan kegiatan Safari Ramadhan Subuh yang dilaksanakan pada bulan puasa ini sebagai agenda rutin atau tetap. Pihak Pemda Lobar akan melanjutkan kegiatan safari ini, meski Ramadhan telah berakhir. Pasalnya dinilai kegiatan ini sangat bagus untuk menyerap aspirasi masyarakat, menyampaikan program pembangunan. Serta ajang silaturahmi, mendekatkan diri antara Pemda dengan masyarakat.

“Saya sudah dipanggil sama pak bupati bagaimana ke depan habis puasa ini kegiatan Safari Ramadhan Subuh ini dilanjutkan, kita keliling Sabtu dan Minggu salat berjamaah dengan masyarakat. Karena menurut pak bupati sangat nikmat,” jelasnya, Senin, 3 Mei 2021.

Iklan

Setelah lebaran pihaknya akan menindaklanjuti arahan bupati tersebut. Karena momen ini sangat pas untuk menyerap aspirasi masyarakat, menyampaikan program baik yang sudah, sedang dan akan dilaksanakan. Termasuk memberikan bantuan Kepada masyarakat sepertinya bantuan Baznas, program bedah rumah.

Ia sendiri melakukan Safari Ramadhan, Minggu pagi, 2 Mei 2021 ke Masjid Baitul Izzah, Dusun Kekeri, Desa Kekeri, Kecamatan Gunungsari. Kedatangan tim safari kabupaten ini sekaligus memberikan bantuan hibah dari Pemkab Lobar masing-masing sebesar Rp 25 juta kepada dua masjid, yakni Baitul Izzah yang ada di Desa Kekeri dan Masjid Darussalam yang berada di Desa Mambalan.Bantuan diterima langsung oleh masing-masing pengurus masjid. Untuk Masjid Baitul Izzah diterima oleh Suparlan dan untuk Masjid Darussalam diterima H. Lalu Muhammad Tuhur.

Di hadapan warga, Sekda mengatakan kehadiran Tim Safari Kabupaten untuk memberikan bantuan hibah untuk 20 masjid di Lobar. “Dan untuk menghindari kerumunan kami ada tiga tim, tim pertama oleh Bupati Lombok Barat H. Fauzan Khalid, tim dua Wakil Bupati Hj.Sumiatun dan tim tiga Sekda,” katanya.

Dijelaskan Sekda dijadwalkan waktu subuh guna menghindari kerumunan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.  “Untuk itu kami mengajak masyarakat semua untuk selalu hidup bersih, dengan menerapkan prokes menggunakan masker, cuci tangan dengan air bersih, menjaga jarak, dan memakai handsanitizer, semoga Covid-19 ini cepat selesai,”  ujarnya.

Sementara Sultan, Kepala Desa Kekeri, mengatakan dengan bantuan hibah yang diberikan Pemda Lobar untuk pembangunan Masjid Baitul Izzah dapat rampung dan cepat jadi. “Dan mudah-mudahan Dusun Kekeri dapat memakmurkan masjid-masjid di seluruh Desa Kekeri,” harapnya. (her)

Advertisement ucapan idul fitri ucapan idul fitri ucapan idul fitri Jasa Pembuatan Website Profesional