Debit Air Terus Berkurang, Perumdam Batulante Tunggu Ai Ngelar

Juniardi Akhir Putra. (Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Debit air baku semongkat yang dikelola Perusahaan Umum Daerah Air Bersih (Perumdam) Batulante terus berkurang. Kondisi riel saat ini memang kekurangan air. Sehingga Perumdam kini menunggu realisasi Ai Ngelar.

Sebagaimana disampaikan Direktur Perumdam Batulante, Juniardi Akhir Putra, debit air yang direncanakan berkurang dari 150 liter perdetik. Sekarang tersisa 120 liter perdetik dari air baku Semongkat. Yang harus melayani lima kecamatan sekitar kota. Yakni kecamatan Sumbawa, Unter Iwes, Labuan Badas, Moyo Hilir dan Moyo Utara. Dengan jumlah pelanggan 14 ribu. “Kita sekarang kekurangan 3,3 juta kubik air pertahun,” terangnya.

Iklan

Akibatnya, untuk pemasangan baru dihentikan. Bagi perumahan disarankan untuk membuat sumur bor atau mencari sumber air baru.

Lalu apa upaya yang dilakukan Perumdam saat ini? Menurut Juniardi, ada sejumlah pekerjaan yang dilakukan. Diantaranya, revitalisasi di Pulau Bungin agar semua masyarakat bisa menikmati air PDAM. Kemudian pengeboran sumur dan pompa baru di kecamatan Lape. Selanjutnya, memasang pompa baru di Labuan Badas disamping terminal untuk masyarakat Labuan.

Kabar gembira lainnya, sekarang telah keluar hasil rekomendasi BWS Nusa Tenggara I, tentang izin pengelolaan Ai Ngelar di desa Selang Kecamatan Unter Iwes. Akhir tahun ini akan ditender dan awal 2022 mendatang mulai dikerjakan.

Pekerjaan Ai Ngelar meliputi instalasi pengolahan air di desa Selang dengan debit air 100 liter perdetik. Kemudian perpipaan baru pada semua ruas jalan dalam Kota. “Jaringan perpiaan baru di dalam kota. Ganti baru,” tukas Juniardi. (arn) 

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional