Debat Terbuka, Tiga Paslon Adu Visi-Misi dan Program untuk Kabupaten Bima

Debat terbuka antar paslon Bupati dan Wakil Bupati Bima, yang digelar KPU Kabupaten Bima, di aula utama kantor DPRD Kabupaten Bima, Sabtu, 7 November 2020.(Suara NTB/Uki)

Bima (Suara NTB) – KPU Kabupaten Bima menggelar debat antar pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bima Pilkada Kabupaten Bima tahun 2020. Pelaksanaan debat menerapkan protokol kesehatan Covid-19 itu, berlangsung di aula utama Kantor DPRD Kabupaten Bima, Sabtu, 7 November 2020.

Debat terbuka tersebut mengangkat tema tentang penguatan potensi daerah, memajukan daerah, meningkatkan pelayanan masyarakat, menyelesaikan persoalan daerah, memperkokoh NKRI, penanganan Covid-19 hingga menyelesaikan masalah Narkoba.

Iklan

Tiga paslon yang mengikuti debat yakni nomor urut 1, dr. Irfan-H. Herman Alfa Edison (IMAN), paslon nomor urut 2, Drs. H. Syafrudin-Ady Mahyudi (Syafa’ad) dan nomor urut 3, Hj. Indah Dhamayanti Putri SE-Drs.Dahlan M.Noer (In-Dah) yang juga paslon inkamben.

Ketiganya saling adu visi-misi dan program untuk Kabupaten Bima selama 5 tahun kedepan. Paslon IMAN mengusung visi-misi Bima BARU, kemudian paslon Syafa’ad mengusung visi-misi Perubahan. Sedangkan paslon In-Dah tetap melanjutkan visi-misi Bima RAMAH.

Ketua KPU Kabupaten Bima, Imran S.Pd.I SH mengatakan debat terbuka merupakan salah satu metode kampanye yang difasilitasi oleh KPU Kabupaten Bima. Kata dia, debat sebagai wadah adu gagasan atau ide antara tiga paslon Bupati dan Wakil Bupati Bima.

“Debat ini menjadi ruang bagi masyarakat Kabupaten Bima untuk menyimak visi misi dan program dari paslon melalui virtual, radio dan TV lokal Bima,” ujarnya.

Lebih jauh Imran menjelaskan, debat terbuka yang digelar pihaknya merupakan upaya pendidikan politik dan mencerdaskan masyarakat Kabupaten Bima. Sebab visi-misi dan program yang disampaikan saat debat akan dilaksanakan oleh paslon ketika terpilih.

“Kami sangat berharap debat antar paslon ini bisa memberikan manfaat dan masyarakat tidak terjebak dengan money politik,” ujarnya.

Ketua KPU Kabupaten Bima, Imran menerima materi debat dari Tim Ahli. Selanjutnya materi diserahkan kepada moderator debat, yakni Dr. Kadri M.Si yang juga Dosen Ilmu Komunikasi UIN Mataram.

Debat antar paslon berlangsung 5 segmen, yang diawali segmen penyampaian visi-misi, penjabarannya, hingga segmen saling bertanya mengenai program dan visi-misi yang akan dijalankan selama lima tahun kedepan.

Usai perhelatan debat kurang lebih 5 jam lebih, tiga paslon kemudian menandatangi bersama pakta integritas yang disiapkan oleh KPU Kabupaten Bima untuk siap menang dan kalah. (uki)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional