Debat Publik Pilkada Lombok Timur, 400 Personel Kepolisian Diterjunkan

Selong (Suara NTB) – Rabu (18/4) ini, pelaksanaan debat publik terbuka empat pasangan calon kepala daerah Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Lombok Timur (Lotim) digelar di Ballroom lantai II Kantor Bupati Lotim. Untuk mengamankan pelaksanaan debat ini, sebanyak 400 personel kepolisian akan diterjunkan pada debat yang digelar pada malam hari itu.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lotim, M.Saleh, Selasa, 17 April 2018, menjelaskan, empat pasangan calon dengan masing-masing 100 pendukungnya akan masuk melalui satu pintu masuk dengan terlebih dahulu melewati metal detector. Itu artinya, seluruh tamu undangan yang masuk dipastikan bersih dan bebas dari barang-barang bawaan yang tidak diinginkan.

KPU sendiri sudah menyebar undangan ke masing-masing pasangan calon, sehingga setiap orang yang hadir dan masuk ke lokasi debat publik itu membawa undangan yang diterimanya.

Dalam pelaksanaan debat ini akan menggunakan waktu sekitar tiga jam dengan waktu debat sekitar 2 jam dan seremonial sekitar 1 jam. Untuk materi debat yang dimulai pada pukul 20:00 wita, sesuai dengan PKPU 4 pasal 21 di antaranya peningkatan kesejahteraan masyarakat, memperhatikan keutuhan NKRI, pembangunan daerah, permasalahan daerah, integritas wilayah dan lainnya.

Adapun dalam debat publik terbuka ini, akan melibatkan sejumlah pakar, baik dari akademisi yakni Universitas Islam Negeri Mataram, Agus dan Robiyan Baffadal dari STIA Muhammadiyah, praktisi Roma Hidayat dan komisioner KPU NTB Dr. Yan Marli.

Kabag Ops Polres Lotim, Kompol. Syafruddin, menyebutkan, jumlah personel yang diterjunkan sebanyak 400 personel kepolisian terdiri dari BKO Brimob 121 personel, BKO Pam Obvit Polda untuk melakukan sterilisasi di tempat masuk 10 kekuatan dari Polda NTB.

Menurutnya, pengamanan pilkada merupakan tanggung jawab pihak kepolisian, sehingga nanti pihaknya akan berkoordinasi dengan TNI dan Satpol PP Lotim untuk penempatan personel. (yon)