Daya Tahan Zul-Rohmi Sangat Baik

Mori Hanafi (Suara NTB/ndi).

TIGA tahun perjalanan pemerintahan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Wakil Gubernur Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah (Zul-Rohmi) diakui dilalui dengan cukup berat. Karena dihadapkan bencana yang beruntun yakni gempa bumi dan Pandemi Covid-19.

Sebab itu para wakil rakyat di DPRD Provinsi NTB sangat memaklumi jika capain program-program pemerintah daerah dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini masih ada yang belum maksimal. Karena energi pemerintah banyak tersedot untuk penanganan dampak bencana tersebut.

Iklan

Kita akui tiga tahun pemerintahan Zul-Rohmi ini ditempa oleh musibah yang terus beruntun. Sehingga terus terang ini mengacaukan segalanya. Kita prihatin, kinerja hampir di semua lini menurun, baik eksekutif maupun legislatif tidak bisa optimal, karena situasi memang sulit, ucap Wakil Ketua DPRD NTB, H.Mori Hanafi pada Minggu, 19 September 2021.

Selaku mitra kerja Pemprov, Mori ikut merasakan bagaimana beratnya beban yang ditanggung oleh pemerintah Zul-Rohmi dari sejak mereka dilantik 19 September 2018 lalu. Bencana pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung hampir dua tahun ini telah menyebabkan perekonomian merosot cukup tajam.

Akibat pembatasan kegiatan masyarakat, kegiatan ekonomi masyarakat otomatis ikut terganggu yang kemudian mempengaruhi daya beli masyarakat menurun yang semuanya kemudian berujung pada realisasi pendapatan daerah tidak bisa tercapai maksimal.

Ini kenyataan, saya rasakan sendiri bagaiman kita susahnya setengah mati kelola anggaran, karena ndak ada uang. Didera musibah gempa bumi, Covid-19 yang semuanya menyedot anggaran besar. Tahun ini saja kita alokasikan Rp300 miliar untuk penanganan Covid-19, ungkapnya.

Pandemi Covid-19 ini tidak saja mengganggu rencana pembangunan pemerintah daerah. Bahkan beberapa proyek Pemerintah Pusat yang ada di NTB juga tak bisa terlaksana karena bencana Covid-19. “Misalnya pembangunan kilang minyak di Teluk Santong, terhenti karena Covid-19,” sebutnya.

Namun meskipun di tengah tekanan bencana itu, Mori melihat daya tahan pemerintahan Zul-Rohmi sangat baik. Sehingga dampak ekonomi Covid-19 di NTB bisa ditekan dengan baik. Terobosan-terobosan yang dilahirkan Zul-Rohmi sangat efektif untuk menahan NTB tidak terjun terlalu jauh dalam jurang resesi ekonomi.

Kita bersyukur bisa bertahan karena banyak daerah yang lebih tidak siap menghadapi situasi ini dari pada kita. Kalau pun ada program yang belum tercapai, bisa dimaklumi. Pak Gubernur juga terus mencari terobosan-terbosan, sehingga program pembangunan tetap jalan. Jika ndak ada Covid-19, mungkin ceritanya akan berbeda, perkiraan kita lompatan pembangunan NTB akan jauh lebih bagus, ujarnya.

Pihaknya berharap kondisi di tahun 2022 mendatang sudah bisa kembali normal. Tidak ada lagi Covid-19 sehingga kegiatan perekonomian masyarakat kembali berputar normal dan berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi. Dengan event Word Superbike diharapkan bisa mengungkit pertumbuhan ekonomi daerah.

Superbike ini kalau dalam keadaan normal saya perkirakan perputaran uangnya minimal Rp2 triliun. Kemudian selanjutnya mudahan-mudahan terealisasi, pergelaran MotoGP yang perkiraan saya perputaran uangnya bisa sampai Rp10 triliun. Itu bisa memulihkan prekonomian kita, sebutnya.
Dengan melihat potensi itu, politisi Partai Gerindra itu mengaku pihaknya menjadi sangat optimis disisa jabatan dua tahun terakhir ini. Zul-Rohmi bisa merealisasikan target pembangunannya sesuai RPJMD. Program infrastruktur jalan bagus, pertanian lumayan, sektor kesehatan pembangunan rumah sakit dari tipe B jadi A itukan sangat hebat. Nah yang lain-lainnya ini masih bisa dikejar di sisa dua tahun terakhir ini, ujarnya.

Terakhir Mori menyarankan di sisa dua tahun masa jabatannya ini, Zul-Rohmi lebih fokus lagi. Semua sumber daya yang dimiliki di tengah keterbatasan ini agar diarahkan dengan penuh untuk mengejar target pembangunan. Dalam teori ekonomi, jika dalam situasi penuh keterbatasan, maka kuncinya adalah fokus pada target. Maka saya yakin RPJMD kita bisa tercapai, pungkasnya. (ndi).

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional