Dari Dialog Sosial hingga Penggalangan Dana untuk Korban Banjir, Enam Aksi Damai Sambut Peringatan Hari Buruh Internasional di NTB

Kepala Disnakertrans NTB, I Gede Putu Aryadi menerima aksi unjuk rasa yang dilakukan KSPN pada peringatan hari buruh internasional di depan Kantor Disnakertrans NTB, Sabtu, 1 Mei 2021. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) -Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) mencatat enam aksi damai pada peringatan hari buruh internasional di NTB, Sabtu, 1 Mei 2021. Aksi yang dilakukan buruh di NTB mulai dari dialog sosial, penggalangan dana untuk korban bencana alam di Bima dan NTT, pembagian takjil dan masker hingga unjuk rasa di Kantor Disnakertrans NTB.
Kepala Disnakertrans NTB, I Gede Putu Aryadi, S.Sos., M.H., mengatakan aksi damai menyambut hari buruh internasional berlangsung di enam tempat di NTB. Pertama di Lombok Tengah, buruh yang melakukan aksi damai berupa dialog sosial dalam rangka memperingati hari buruh internasional.

Kemudian pemberian beasiswa kepada anak ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal dunia. Aksi damai memperingati hari buruh internasional di Lombok Tengah diikuti sekitar 50 peserta, dengan mengangkat isu Tunjangan Hari Raya (THR) keagamaan.
Elemen organaisasi yang hadir antara lain, Disnakertrans Lombok Tengah, Komisi IV DPRD Lombok Tengah, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Lombok Tengah, Direktur PDAM Tirta Rinjani Lombok Tengah, Apindo Lombok Tengah, PHRI, DPW KSPN, SPN NTB, SPSI NTB dan lainnya.

Iklan

Sementara di Kota Mataram, ada tiga aksi damai pada peringatan hari buruh internasional 2021. Aksi damai pertama berupa kegiatan penggalangan dana dalam rangka penyaluran bantuan sosial kepada korban bencana alam di Bima dan NTB yang dilakukan DPD KSPSI NTB dengan jumlah peserta sekitar 30 orang.
Kedua, kegiatan pembagian takjil dalam rangka memperingati hari buruh internasional yang dilakukan KSPN dengan jumlah peserta aksi sekitar 15 orang. Dan ketiga, aksi unjuk rasa damai dalam memperingati hari buruh internasional di depan Kantor Disnakertrans NTB dan diterima langsung oleh Kepala Disnakertrans NTB, I Gede Putu Aryadi.

Aksi damai ini dilakukan Kesatuan Perjuangan Rakyat (KPR) dengan jumlah massa aksi sekitar 30 orang. Dalam aksi ini, mereka menuntut pecabutan UU Omnibus Law.

Selain itu, kata Aryadi, aksi damai memperingati hari buruh juga terjadi di Sumbawa Barat. Aksi damai berupa pembagian takjil, masker, penyerahan SK Posko THR di masing-masing kecamatan untuk memudahkan masyarakat menyampaikan lapporan. Serta kegiatan hiburan musik, doorprize, dan buka puasa bersama dengan 40 anak yatim dari panti asuhan.

Sejumlah elemen yang terlibat, antara lain, Disnakertrans, Kesbangpoldagri, Satpol PP, Camat, DPC SBSI, SPN, SPSI, SPAT, dan SP PLTU Kertasari dengan jumlah peserta sebanyak 100 orang.
Terakhir, kata Aryadi, aksi damai memperingati hari buruh juga terjadi di Kabupaten Sumbawa yang dilakukan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumbawa. Mereka melakukan aksi unjuk rasa damai dengan tuntutan pencabutan UU No. 11 tentang Cipta Kerja atau Omnibus Law. (nas)

Advertisementfiling laporan pajak ucapan idul fitri ucapan idul fitri Jasa Pembuatan Website Profesional