Dari ‘’Inspiring Talk With Dr. Zulkieflimansyah’’ Di Polandia, Mahasiswa NTB Dinilai Paling Aktif, Komunikatif dan Disiplin

Rombongan Gubernur NTB, H.Zulkieflimansyah foto bersama di Warsawa University of Life Science, salah satu universitas terkenal di Polandia. (Suara NTB/ist)

Polandia – Kehadiran Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, SE.M.Sc  dan rombongan di Warsawa Polandia, Selasa, 5 Desember 2018 disambut hangat mahasiswa NTB. Momen berharga ini dimanfaatkan mahasiswa tersebut untuk menggelar kegiatan bertajuk  ‘’Inspiring Talk With Dr. Zulkieflimansyah’’.

 

Iklan

Untuk diketahui ada 13 mahasiswa NTB yang kuliah di Polandia. Mereka tersebar di dua universitas yakni lima orang di Collegium Civitas University dan delapan di Vistula University. Mereka kuliah sudah hampir 2 bulan melalui Program Beasiswa NTB yang diluncurkan Zul Rohmi.

 

Melalui kegiatan itu para mahasiswa menyampaikan testimoni atau pengalaman pertamanya selama berada di Polandia.

 

Dani Anfatwari mahasiswa asal Lombok mengaku awalnya terkejut dengan dinginnya suhu di Polandia. Suasana dingin pada 27 Oktober silam saat menginjakkan kaki pertama kali di negeri filsuf dunia Copernicus itu menjadi shock teraphy baginya. Namun dia banyak belajar dari lingkungan dan suasana berbeda tersebut untuk bisa beradaptasi. Lambat laun dia merasa nyaman dan klik dengan suasana yang ada. Bahkan sekarang kian termotivasi dalam menimba ilmu. “Kami dianggap sebagai mahasiswa yang paling aktif dan komunikatif dengan dosen. Inilah yang membuat kami serasa berada di negeri sendiri,’’ kata Dani.

 

Nadia Puspamaya, mahasiswi yang dipercaya sebagai Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) mengaku sangat senang dengan kehadiran mahasiswa asal NTB. Mereka menjadi bersemangat karena keluarga bertambah. Sebelumnya jumlah mahasiswa Indonesia di Polandia ada 80 orang. Kini sudah bertambah menjadi 150 orang termasuk 13 asal NTB. ‘’Kita di sini bukan hanya sekadar teman tapi kita satu keluarga. Bertambah besar. Nantinya kita semua kembali pulang memberikan konstribusi untuk Indonesia,’’ ujar Nadia.

 

Riska mahasiswi asal Sumbawa menyatakan akan terus mengejar mimpi meski dalam kondisi apapun. Dengan belajar di luar negeri terutama Eropa mereka bisa mengetahui bagaimana cara belajar yang sangat sportif. Dengan semangat meraih mimpi itu lanjut Guru SDIT Samawa Cendekia ini, mereka tergabung dalam simposium PPI Amerika-Eropa untuk mengikuti pertemuan di Barcelona, Spanyol, April mendatang.

 

Herman Supriadi mahasiswa asal Lombok Tengah lebih bersemangat menyampaikan testimoninya. Ia mengaku bangga menjadi mahasiswa asal NTB. Selain dikenal paling rajin di antara mahasiswa lainnya, juga disiplin. Kuliah di luar negeri ternyata akan merubah pola pikir. Dengan kuliah di luar negeri membuat mereka bangga sebagai orang NTB dan Indonesia. Karena itu segala hal yang positif tentang NTB sedapat mungkin digaungkan dan dipromosikan agar dikenal masyarakat dunia. ‘’Kami bersyukur dan bahagia bisa kuliah di sini dan mempromosikan NTB di kancah dunia,’’ ujar Aca–mahasiswa asal Seteluk, Sumbawa Barat.

 

Dara manis ini mengaku kuliah sambil bekerja. Sebab bulan depan dia aktif sebagai penyiar radio dan bekerja paruh waktu. Melalui profesi ini, gadis berjilbab tersebut berjanji akan mempromosikan NTB, menggambarkan kepada seluruh dunia bahwa NTB adalah daerah percontohan.

 

Terakhir Subhan. Mahasiswa pascasarjana di Collegium University asal Bima ini merasa bahwa keberadaan mereka di Polandia dengan ditempa beragam keadaan selama hampir dua bulan telah banyak memberikan pelajaran berharga. Ternyata ketangguhan ini membuat mereka menjadi orang orang tak biasa. Dengan kuliah di luar negeri ini banyak memberikan materi kepada mereka yang mendukung perkembangan visi ke depan. Bahkan mereka telah menyiapkan apa program untuk NTB. Di antaranya menjadikan Warsawa sebagai Sister City untuk NTB. Karenanya Ia menyampaikan terimakasih kepada Gubernur NTB dengan programnya yang luar biasa, memberikan kesempatan kepada putra putri NTB kuliah di luar negeri. ‘’Kami tidak pernah membayangkan bagaimana jika kita salah memilih Pemimpin NTB pada Pilkada kemarin,’’ ujarnya.

 

Untuk itu mereka yang menempuh studi di luar negeri ini siap menjadi duta NTB yang baik serta memberikan konstribusi bagi masyarakat dan daerah.

 

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkiflimansyah SE., M.Sc mengatakan anak anak NTB yang kuliah di luar negeri disiapkan untuk menjadi tokoh nasional dan dunia. Untuk kuliah dan mengirim ribuan anak anak NTB ke luar negeri bukan hal yang sulit apalagi mustahil. Banyak beasiswa di beberapa negara yang membuka peluang dan memudahkan jalan mereka.

 

Inilah salah satu upaya Pemprov terus menjalin silaturrahim dan kerjasama dengan universitas di banyak negara. Dari silaturrahim ini banyak tawaran yang datang, bukan hanya kuliah dengan biaya yang sangat murah tapi juga kuliah gratis. ‘’Kami baru saja mengunjungi Warsawa University of Life Sciences, salah satu universitas top di Polandia. Alhamdulillah ada kesempatan beasiswa untuk anak anak NTB pada dua jurusan yaitu, MSc in Civil Engineering (Teknik Sipil) dan MSc in Environmental Protection. Ada peluang 20 sampai 25 orang. Deadline tanggal 20 Desember 2018 ini dan mulai kuliah Februari 2019. Ini kesempatan untuk diraih dalam waktu yang singkat ini,’’ kata Dr. Zul menggabarkan, seraya menyatakan bahwa kuliah di Eropa menjadi entry point dan pintu untuk menjelajah belahan dunia lainnya.

 

Gubernur NTB bersama beberapa rektor perguruan tinggi melakukan kunjungan ke beberapa kampus di Polandia.  Delegasi rector yang berkunjung ke Polandia masing-masing, Rektor Universitas Muhammadiyah Mataram, Rektor Universitas Nahdlatul Ulama NTB, Ketua STIKES Mataram, Rektor Universitas Mahasaraswati Mataram dan Wakil Rektor Universitas Hamzanwadi.

 

Sementara kampus yang dikunjungi di Polandia, Warsaw University of Technology. Kemudian University of Warsaw, Warsaw School of Economic, Collegium Civitas, University of Wroclaw, Warsaw University of Life Science dan Vistula University.

Dalam kunjungan ke universitas-universitas itu, diskusi dilakukan untuk penjajakan potensi kerjasama yang akan dibangun antar universitas NTB dengan universitas di Polandia. Mengingat kampus-kampus NTB memiliki program studi dan keunggulan yang beragam dan berbeda satu sama lain.

 

Secara umum kedua pihak menyepakati untuk menindaklanjuti kerjasama yang lebih jauh seperti kolaborasi riset, pertukaran mahasiswa dan staf perguruan tinggi, hingga guest lecture atau visiting professor. (r)