Dapat Remisi, Dua Napi LP Dompu Langsung Bebas

Bupati Dompu, Kader Jaelani menyerahkan keputusan remisi kemerdekaan RI ke 76 tahun bagi narapidana LP kelas IIB Dompu yang diterima oleh Ika sebagai perwakilan, Selasa, 17 Agustus 2021.(Suara NTB/ula)

Dompu (Suara NTB) – Sebanyak 283 narapidana dan anak didik Lembaga Pemasyarakatan (LP) kelas IIB Dompu mendapat remisi kemerdekaan 17 Agustus 2021 antara 1 sampai 6 bulan. Dua orang diantaranya bahkan langsung dinyatakan bebas. Bupati pun memotivasi warga binaan LP Dompu untuk tidak berkecil hati, tapi harus terus memperbaiki diri untuk lebih baik.

Dari 381 orang penghuni LP kelas IIB Dompu, 283 orang diusulkan mendapat remisi dan langsung disetujui. Sisanya tidak diajukan terkait status tahanan dan baru menjalani masa tahanan belum melebihi 6 bulan. Selain itu, 8 orang napi kasus korupsi yang menghuni LP Dompu juga tidak diajukan mendapat remisi karena tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan remisi.

Iklan

Dua orang yang langsung dinyatakan bebas setelah mendapat remisi 2 dan 3 bulan. Keduanya merupakan warga Dompu dan Lombok yang dihukum dalam kasus pencurian (pasal 363 KUHP). Sementara 283 orang yang mendapat remisi merupakan pelaku pidana umum 203 orang dan pidana khusus 80 orang.

Bupati Dompu, Kader Jaelani didampingi wakil Bupati Dompu, H Syahrul Parsan, ST, MT dan anggota forum komunikasi pimpinan daerah (FKPD) Dompu langsung memotivasi warga binaan LP Dompu usai mengikuti penyerahan remisi secara virtual bersama Kemenkumham RI di Lapas Dompu, Selasa, 17 Agustus 2021 siang jelang sore.

Kader mengajak warga Lapas Dompu banyak bersyukur karena telah mendapat remisi di hari kemerdekaan RI ke 76 tahun. Selain mengurangi masa tahanan, juga akan semakin mempercepat bertemu keluarga dan berinteraksi dengan masyarakat. “Jangan berkecil hati karena pernah melakukan kesalahan, karena setiap orang pasti pernah memiliki masa lalu yang suram, termasuk kita – kita ini. Tapi bagaimana cara kita memperbaiki diri dan tidak mengulangi (kesalahan),” ungkap Kader Jaelani.

Kepala LP kelas IIB Dompu, H A Halik, S.Sos pada kesempatan yang sama menyampaikan, semua warga binaan LP Dompu yang memenuhi syarat diajukan untuk mendapatkan remisi di hari kemerdekaan dan semuanya disetujui. “Dua orang bahkan langsung bebas,” katanya.

Ika, napi tindak pidana kasus narkoba yang menjadi perwakilan napi perempuan penerima keputusan remisi mengaku bersyukur telah mendapat remisi 2 bulan. Ia sendiri diputus bersalah dalam kasus tindak pindana narkoba dengan putusan 3 tahun penjara. Dirinya baru menjalani tahanan selama 1 tahun 5 bulan. Karena beberapa kali mendapat remisi dan program asimilasi corona, sehingga menyisakan 1 bulan. “Dapat remisi dua bulan. Satu bulan lagi baru bebas,” katanya usai penyerahan keputusan remisi secara virtual di Lapas Dompu. (ula)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional