Danrem Imbau Masyarakat Hindari Ajaran Agama Garis Keras

Mataram (suarantb.com) – Danrem 162/WB Kolonel Inf. Farid Makruf, MA mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari ajaran agama garis keras. Menurutnya ajaran agama garis keras seperti Negara Islam Irak dan Suriah (NIIS) atau ISIS bukanlah ajaran Islam.

“Saya orang intelijen yang tahu persis informasi. ISIS itu bukan ajaran Islam. Tidak mungkin seorang muslim begitu tega memenggal kepala saudaranya,” terangnya saat menghadiri acara halal bihalal di aula Kantor Walikota Mataram, Jumat, 15 Juli 2016 sore.

Iklan

Dalam ajaran agama manapun, termasuk agama Islam selalu mengajarkan perdamaian, termasuk kepada orang yang berbeda keyakinan. Farid menyebutkan perbuatan-perbuatan yang menghancurkan sesama saudara bukan merupakan jihad.

Di sisi lain Danrem juga memuji keindahan dan potensi wisata yang ada di NTB. Namun ia juga menyayangkan maraknya tindak kekerasan di daerah ini. “Ini yang memprihatinkan saya,” ungkapnya. Penilaian orang terhadap NTB juga menurutnya masih identik dengan tindak kekerasan.

Dalam rangka menciptakan kedamaian, peran keluarga atau orang tua menurutnya sangat penting. Orang tua dapat menanamkan nilai-nilai kebajikan dan kearifan kepada anak-anaknya. Peran tokoh masyarakat juga  penting dalam membina masyarakat. Pendidikan juga salah satu faktor penting. Karena masyarakat NTB mayoritas beragama Islam, maka meningkatkan pendidikan agama juga penting untuk masyarakat. (rdi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here