Danrem 162/WB Bantu Rampungkan Arena Menembak

Tampak Danrem 162/WB (dua dari kiri) sedang mengamati pemasangan plafon di Lapangan Menembak Saraswati Mataram, Selasa, 22 September 2020. (Suara NTB/fan)

Mataram (Suara NTB) – Pembangunan sarana olahraga menembak mendapat perhatian serius dari Komandan Koramil (Korem) 162/ Wira Bhakti (WB), Brigjen TNI, Ahmad Rizal Ramdhani. Dewan Pembina cabang olahraga menembak ini mengaku prihatin dengan kondisi sarana olahraga menembak NTB yang belum memenuhi standar untuk kegiatan latihan atlet nasional.

Sementara itu pengurus Perbakin NTB mengaku bersyukur arena latihan cabor menembak dapat dituntaskan pembangunannya tahun ini. Pasalnya, dengan dibenahinya lapangan menembak tersebut diharapkan dapat digunakan untuk persiapan atlet NTB menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua tahun 2021 dan event nasional lainnya.

Iklan

“Pengprov Perbakin mengucapkan terima kasih atas atensi bapak Danrem 162 / WB semoga dengan dibenahinya lapangan ini dapat meningkatkan semangat atlet dalam berlatih untuk mengikuti berbagai event yang mengharumkan nama NTB,” ucap Ketua Umum Perbakin NTB, I Gusti Lanang Bratasuta yang dihubungi terpisah oleh Suara NTB, Selasa, 22 September 2020.

Sementara itu Danrem 162/WB mengatakan bahwa pembangunan lapangan menembak itu dilakukan oleh pihaknya untuk memberikan atensi kepada atlet-atlet menembak yang telah sukses mengharumkan nama daerah lewat event nasional bahkan internasional.

“Kita memberikan atensi kepada teman-teman atlet Perbakin karena prestasinya yang membanggakan. Makanya kita memberikan bantuan. Bantuannya sih tak banyak karena hanya membuat plafon saja,” terangnya.

Menurut Danrem, pihaknya sengaja menuntaskan pemasangan plafon di lapangan menembak karena ia melihat plafon sangat menjadi dominan dalam mempengaruhi proses latihan menembak. Alasannya, di pertandingan menembak nasional menggunakan lapangan menembak yang lengkap dengan plafon.

“Makanya plafonnya harus dibuat dulu, supaya para atlet terbiasa latihan dan bertanding di lapangan yang standar nasional. Karena lapangan menembak yang standar itu menggunakan plafon,” jelasnya.

Menurutnya, bila ingin melihat atlet menembak dapat berpartisipasi lebih lagi, tentunya harus benahi dulu tempat latihannya supaya atlet terbiasa latihan dengan lapangan yang digunakan di event nasional.

“Saya pribadi ingin membuat kegiatan yang positif, supaya adek-adek kita tidak salah jalan. Jadi pecandu narkoba, mencuri dan lainnya. Makanya kita fasilitas dengan membenahi lapangan untuk latihan adek-adek atlet,” terangnya. (fan)