Dandim Loteng Janji Tindak Tegas Pelaku ‘’Illegal Logging’’

Kawasan hutan yang dibabat untuk ladang.  (Suara NTB/dok)

Praya (Suara NTB) – Kondisi hutan di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) saat ini diakui sangat memprihatinkan. Di mana sebagian besar kawasan hutan di daerah ini dalam kondisi kritis. Masih adanya aksi illegal logging (pembakalan liar) disinyalir jadi salah satu penyebab utamanya. Untuk itu, jajaran TNI berkomitmen menindak tegas setiap pelaku illegal logging dan pihak-pihak yang terlibat di dalamnya.

“Siapapun pelakunya, tidak peduli apakah itu aparat ataupun masyarakat biasa kita tindak tegas tanpa pandang bulu,”  tegas Dandim 1620/ Loteng Letkol. CZI. Prastiwanto, SE., M.I.Pol., saat ramah tamah Kodim 1620/ Loteng dengan wartawan Loteng, Senin,  7 Januari 2019.

Iklan

Bahkan, ujarnya, kalau yang terlibat itu ada aparat atau anggota TNI, maka tindakan tegas bakal menanti anggota bersangkutan. Karena pada prinsipnya, TNI berkomitmen untuk itu menjaga kelestarian hutan sebagaimana yang diamanatkan oleh negara. Sehingga siapapun yang upaya merusak hutan, maka harus siap-siap berhadapan dengan TNI.

Ia pun mengaku, dalam setahun terakhir kasus illegal logging di Loteng jauh menurun. Bahkan selama setahun terakhir, hampir tidak ada laporan kasus illegal logging yang ditangani pihaknya. Namun bukan berarti pihaknya tinggal diam. Dalam arti, tidak melakukan tindakan pencegahan.

“Upaya antisipasi dan pencegahan terhadap kasus illegal logging tetap kita lakukan. Dengan menyebar personel di daerah-daerah atau kawasan hutan yang rawan terjadi kasus illegal logging,”  terangnya.

Diakuinya, dari sisi jumlah personel, Kodim 1620/Loteng masih sangat terbatas. Tapi tidak lantas menyurutkan semangat jajarannya untuk bekerja, jika dengan kondisi yang serba terbatas, tugas-tugas pengawasan terhadap keberlangsungan kawasan hutan harus tetap dilakukan semaksimal mungkin.

Untuk itu, pihaknya berharap peran serta masyarakat agar bisa mendukung langkah-langkah antisipasi kerusakan hutan, khususnya aksi illegal logging dengan memberikan informasi kepada pihaknya, jika menemukan ada indikasi ilegal logging diwilayahnya masing-masing.

“Tentu kita tidak akan bisa maksimal mencegah kasus-kasus illegal logging, tanpa adanya dukungan dari seluruh elemen masyarakat di daerah ini. Karena TNI juga punya banyak terbatasan dan kekurangan. kekurangan itulah yang diharapkan bisa dibantu oleh masyarakat,”  ujarnya. (kir)