Dana Lingkungan Belum Dieksekusi, Sampah Menumpuk di Sejumlah Titik

Mataram (Suara NTB) – Pengelolaan dana lingkungan yang dialokasikan Pemkot Mataram untuk masing-masing lingkungan Rp 50 juta, belum juga dieksekusi. Sementara, persoalan sampah masih menjadi beban dan menumpuk di sejumlah titik.

Penumpukan terlihat di depan Pasar Pagesangan, TPS Pagutan Barat, Pasar Cemara dan titik lainnya. Sampah di Pasar Pagesangan bahkan meluber hingga di pinggir jalan. Demikian pula di titik lainnya.

Iklan

Belum dieksekusinya dana lingkungan ini ditanggapi Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Mataram, I Made Putu Sudarsana. Ia mengatakan, jika pengadaan kendaraan roda tiga telah dikoordinasikan dengan Bagian Administrasi Pengendalian dan Pembangunan. Selain itu, para camat diminta menentukan space dari kendaraan roda tiga. “Kita upayakan bulan ini harus sudah ada. ¬†Bahkan, pihaknya akan bertemu lagi dengan camat untuk menyelesaikan,” katanya pekan kemarin.

Diakui, sudah ada pertemuan dengan para camat dengan APP. Karena, pengadaan kendaraan pengangkut sampah ini sudah menjadi prioritas. Ini tidak bisa menunda – nunda. “Karena, anggaran ini baru berjalan dan kita usahakan Februari paling telat Maret barang sudah ada,” ujarnya.

Secara administrasi, pengelolaan dana lingkungan diserahkan ke kecamatan. Camat akan dibimbing bagaimana proses pengadaan, supaya dalam proses pengadaan tidak ada hal – hal yang diinginkan.

Dijelaskan, pengadaan kendaraan roda tiga ini melalui e – katalog berdasarkan Peraturan Presiden 54 tahun 2010 dan Perka LKPP Nomor 14 Tahun 2015 tentang E-Purchasing. Anggaran ini kata dia, cukup besar. Sebab, yang tersedia di DPA kecamatan pengadaan perunit roda tiga Rp 26 juta. Artinya, total anggaran pengadaan kendaraan roda tiga mencapai Rp 8,4 miliar.

“Sehingga, menghindari hal – hal tidak diinginkan. Anggaran ini cukup besar. Yang tersedia DPA perunit Rp 26 juta,” sebutnya.

Disampaikan, proses e – katalog diserahkan ke LPSE Kota Mataram. Sebab, Camat juga tidak secara spesifik memiliki pengetahuan pengadaan barang.

Meski secara teknis penanganan sampah di lingkungan tanggungjawab lurah dan camat. Akan tetapi, Dinas Lingkungan Hidup tidak boleh lepas operasional di lapangan. Karena, diketahui pengadaan kendaraan roda tiga  untuk mencoba menanggulangi masalah kebersihan di lingkungan. (cem)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here