Dana Desa untuk NTB akan Ditambah Rp1 Triliun

Kepala DPMPD dan Dukcapil NTB, H. Ashari (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Dana Desa (DD) untuk NTB akan diusulkan ditambah Rp 1 triliun pada 2019 mendatang. Usulan penambahan DD tersebut untuk penanganan pascabencana gempa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pemerintahan Desa Kependudukan dan Catatan Sipil (DPMPD dan Dukcapil) NTB, Dr. H. Ashari, SH, MH menyebutkan, DD yang diperoleh delapan kabupaten untuk 995 desa di daerah ini pada 2018 hampir mencapai Rp1 triliun atau sekitar Rp980 miliar lebih.

Iklan

‘’Insya Allah untuk 2019, dan ini mungkin ada improvisasi ke Kementerian Desa PDTT, dana desa bisa ditambah kurang lebih Rp 1triliun, khusus untuk pascabencana,’’ kata Ashari di Mataram, kemarin.

Ashari mengatakan, penyaluran DD tahap I dan II dari pemerintah pusat ke Pemda sudah selesai. Namun, ia mengatakan ssekitar Rp221 miliar DD yang belum digunakan. Untuk pencairan DD tahap III akan dipercepat. Menteri Keuangan (Menkeu) akan menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang percepatan transfer DD.

‘’Insya Allah, dana desa tahap II  digunakan untuk penanganan bencana,’’ kata mantan Penjabat Bupati Lombok Utara ini.

Mengenai progres penyerapan DD di NTB, hingga 31 Agustus 2018,  Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) NTB, mencatat penyerapanya baru 28,33 persen atau Rp160,13 miliar.

Hingga 31 Agustus, jumlah DD yang ditransfer pemerintah pusat untuk delapan kabupaten di daerah ini sebesar Rp 612,77 miliar. Dari rekening kas umum daerah (RKUD) ke rekening kas desa (RKD) sudah ditransfer pemda sebesar Rp 565,32 miliar atau 92,26 persen.

Artinya, DD yang masih belum dibelanjakan pemerintah desa mencapai Rp405,19 miliar. Untuk Lombok Barat, DD yang sudah ditransfer dari pusat ke daerah sebesar Rp76,99 miliar. Dari jumlah tersebut, Pemda Lobar sudah mencairkan 100 persen ke desa. Namun penyerapannya baru Rp 1,52 miliar atau 1,97 persen.

Lombok Tengah sudah ditransfer dari pusat ke daerah sebesar Rp93,27 miliar. Pemda Lombok Tengah juga sudah mencairkan 100 persen ke desa. Tetapi, penyerapannya baru Rp53,53 miliar atau 57,40 persen.

Lombok Timur sudah mendapatkan transfer DD sebesar Rp 151,63 miliar. Dari jumlah itu, Pemda Lombok Timur sudah mencairkan DD ke desa sebesar Rp 147,02 miliar atau 96,96 persen. Penyerapannya hingga 31 Agustus lalu baru Rp 10,36 miliar atau 7,05 persen.

Bima, sudah memperoleh transfer DD sebesar Rp 94,07 miliar dan sudah dicairkan ke desa sebesar Rp 76,76 miliar atau 81,60 persen. Penyerapan DD di Bima termasuk bagus, mencapai 76,95 persen atau Rp 59,07 persen.

Sumbawa telah memperoleh transfer DD sebesar Rp 74,35 miliar, telah dicairkan ke desa sebesar Rp 72,99 miliar atau 98,18 persen. Namun, penyerapannya masih sangat rendah yakni Rp 370 juta atau 0,5 persen.

Dompu telah mendapat transfer DD sebesar Rp 61,70 miliar, telah dicairkan ke desa sebesar Rp 37,52 miliar atau 60,81 persen. Penyerapan DD di Dompu tertinggi di NTB mencapai 86,87 persen atau Rp 32,59 miliar.

Sumbawa Barat telah mendapatkan transfer DD sebesar Rp 31,51 miliar, telah dicairkan ke desa sebesar Rp 31,50 miliar atau 99,98 persen. Namun penyerapannnya masih sangat rendah, yakni baru Rp 2,69 miliar atau 8,54 persen.

Terakhir, Lombok Utara sudah menperoleh transfer DD sebesar Rp 29,26 miliar. Pemda Lombok Utara telah mencairkan 100 persen ke desa. Namun hingga akhir Agustus, penyerapannya masih nol persen. (nas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here