Damri akan Hidupkan Rute KSPN Sebelum MotoGP

Tukul Erwanto. (Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – Perum Damri akan melayani beberapa rute Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di Lombok dalam rangka persiapan penyelenggaraan MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, di Kuta Kabupaten Lombok Tengah. Rute-rute KSPN di Pulau Lombok ini seyogiyanya sudah dilayani sejak tahun 2020 lalu. Lantaranya beberapa kendala non teknis di lapangan, rute – rute strategis ini urung dilaksanakan. Tahun 2021 ini harapannya dapat dilayani.

Rute-rute KSPN di Pulau Lombok ini, seperti dijelaskan Manajer Operasional Perum Damri Cabang Mataram, Tukul Erwanto kepada Suara NTB, Kamis, 18 Maret 2021 di antaranya, rute Bangsal (KLU)-Senggigi (Lombok Barat)- Epicentrum Mall (Mataram)- Bandara Internasional Lombok (Praya). Lalu rute Lembar – Pelabuhan Gili Mas – Sekotong- Selong Belanak- Kuta (Mandalika). Ketiga rute Epicentrum Mall – Kuta. Keempat, rute Bandara Lombok – Kuta dan kelima rute Pelabuhan Kayangan- Labuhan Haji- Teluk Awang- Kuta. Keenam adalah rute Bangsal-Geopark Rinjani (Sembalun).

Iklan

“Rute yang jalan adalah rute Bangsal-Bandara, dan Lembar- Kuta. Sementara rute Kayangan-Kuta ditutup tahun lalu karena Covid-19,” jelas Tukul. Untuk penyambutan MotoGP ini, lanjut Tukul, Damri sudah mempersiapkannya sejak tahun 2019. Koordinasi juga intens dilakukan dengan pihak penyelenggara MotoGP Indonesia, yaitu MGPA (Mandalika Grand Prix Association ) dan ITDC (Indonesian Tourism Development Corporation) untuk pembahasan transportasi darat. Artinya, Damri sudah melaksanakan target pemenuhan kemudahan akses ke KEK Mandalika.

“Tahun 2020 kita sudah targetkan kemudahan akses ke KEK Mandalika. Kita harapkan tahun ini trayek untuk KSPN semuanya bisa dilayani 2021 ini. Kita meminta dukungan dari berbagai pihak untuk menyambut MotoGP,” katanya. Beberapa kendala trayek-trayek KSPN yang belum dilayani di antaranya, kendala penolakan dari masyarakat transportasi misalnya di Kuta.

Tahun 2018 terjadi penghadangan yang mengakibatkan operasional armada Damri terhenti. Pelaku transportasi di wilayah Kuta Mandalika belum membolehkan Damri beroperasi kesana. Dengan alasan belum saatnya. “Kalau Damri sudah siap. Armada dan SDM,” imbuhnya. Damri sudah melakukan pendekatan juga ke masyarakat transportasi yang ada di sekitar Kuta Mandalika. Responnya kata Tukul sangat baik. Dan tahun 2021 ini Damri diberikan kesempatan masuk dengan ketentuan, volume kunjungan wisata sudah melampaui batas yang ditargetkan.

Damri juga sudah intens berkoordinasi dengan Pemprov NTB (Dinas Perhubungan) dan Organisasi Angkutan Darat (Organda) untuk kebaikan bersama.

Tukul mengatakan, sebetulnya keberadaan armada Damri ini tidak menjadi ancaman bagi usaha transportasi lainya. Ia mencontohkan misalnya, armada Damri yang membawa penumpang ke Senggigi. Tidak lantas mematikan usaha angkutan (travel) di Senggigi. Bahkan membantu menghidupkannya.

“Kita mengangkut wisatawan sampai di Senggigi. Sampai hotel, ndak mungkin wisatawan keliling kemana mana menggunakan armada Damri. Pasti akan menggunakan travel setempat. Bahkan bisa lebih hidup travel setempat. Begitu juga di tempat-tempat lainnya. Damri justru membantu sebagai angkutan perintis untuk menghidupkan kawasan. Karena kami penugasan, untung rugi harus tetap dilayani. Sudah perintah negara,” demikian Tukul. (bul)

Advertisement ucapan idul fitri ucapan idul fitri ucapan idul fitri Jasa Pembuatan Website Profesional