Dampak Erupsi Gunung Agung, Hotel di NTB Rugi Miliaran Rupiah

Mataram (suarantb.com) – Erupsi Gunung Agung di Karangasem Bali menyisakan dampak kurang mengenakan bagi pariwisata NTB. Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Mohammad Faozal menyampaikan pembatalan kamar di sejumlah hotel di Lombok menimbulkan kerugian mencapai angka miliaran rupiah.

“Kerugiannya bisa sampai miliaran untuk satu hotel saja. Misalnya Holiday Inn yang canceling sampai 1.800 room night, satu room misal harganya Rp 700-800 ribu. Kalau tiga malam empat hari itu sudah berapa, dalam satu hotel itu bisa sampai Rp 3-5 miliar itu kerugiannya,” ungkap Faozal, Senin, 4 Desember 2017.

Iklan

Menurut data yang diterima Dispar NTB, tercatat pembatalan kamar yang dilakukan akibat terjadinya erupsi Gunung Agung mencapai 5 ribu kamar. Terdiri dari yang membatalkan kunjungan atau yang menunda perjalanannya ke Lombok.

Untuk itu, Faozal berharap setelah Lombok International Airport (LIA) dan Bandara Ngurah Rai Bali kembali beroperasi wisatawan kembali datang ke Lombok. Saat ini, pihaknya pun mengaku tengah melakukan pemulihan, dengan cara meyakinkan wisatawan bahwa Lombok sudah aman untuk berwisata.

“Yang paling penting sekarang recovery, meyakinkan kembali yang kmrin tidak jadi datang, tidak terbang ketika erupsi, dipastikan perjalanannya kembali dilakukan ke NTB. Kita kumpul kemarin dengan semua travel agent dan hotel untuk kembali meyakinkan bahwa kita aman,” jelasnya.

“Kita berharap hari ini mudah-mudahan tidak ada cancel, baik itu yang international flight maupun yang domestik,” lanjutnya.

Dengan dibukanya dua bandara ini, Faozal mengaku optimis target kunjungan 3,5 juta wisatawan ke NTB bisa tercapai. Dengan syarat erupsi Gunung Agung tidak terjadi lagi. “Kalau tidak ada erupsi lagi, kita yakin bisalah sampai target 3,5 juta,” tandasnya. (ros)