Dampak Covid, Insentif GTT Loteng Batal Naik

H. Supli. (Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) – Wacana kenaikan insentif bagi Guru Tidak Tetap (GTT) di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) pada tahun 2021 ini, dipastikan urung terwujud. Kebijakan refocusing anggaran dampak masih berlangsungnya pandemi Covid-19, jadi penyebab utama batalnya rencana kenaikan insentif GTT tersebut. Hal itu diakui Ketua Komisi IV DPRD Loteng, H. Ahmad Supli, S.H., kepada Suara NTB, Kamis, 15 April 2021.

Ditemui di ruang kerjanya, Supli mengaku soal rencana kenaikan insentif bagi para GTT tersebut sudah dibahas sejak tahun lalu. Pemerintah daerah pun sudah memberikan sinyal akan menaikkan insentif GTT. Dari yang diterima saat ini sebesar Rp 100 ribu per bulan, menjadi antara Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu per bulan.

Iklan

“Tapi apa boleh buat? Kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung membuat pemerintah daerah harus melakukan refocusing anggaran. Sehingga agak sulit untuk bisa menaikkan insentif GTT tahun ini,” terangnya.

Padahal kalau bicara dampak Covid-19, para GTT tersebut merupakan salah satu kelompok masyarakat yang paling merasakan dampak. Sehingga sudah sepatutnya mendapat perhatian pemerintah daerah, berupa kenaikan insentif. Tapi sekali lagi, semua kembali kepada kemampuan anggaran serta kemauan pemerintah daerah juga.

“Soal kenaikan insentif GTT, sebenarnya kembali lagi kepada political will dari pemerintah daerah. Kalau pemerintah daerah mau, semua pasti ada jalan. Walaupun kondisi anggaran sedang sulit imbas dari pandemi Covid-19 yang tengah melanda,” tandasnya.

Untuk itu, pihaknya berharap pandemi Covid-19 bisa segera berlalu. Sehingga rencana yang sudah disiapkan terkait GTT, salah satunya soal kenaikan insentif bisa terlaksana. “Kalau soal dukungan, kita Komisi IV DPRD Loteng khususnya sangat mendukung kalau insentif GTT dinaikkan,” ujar politisi asal PKS ini.

Terpisah, Penjabat Sekda Loteng, Drs. H.L. Idham Halid, M.Pd., mengakui soal kenaikan insentif GTT memang pernah dibahas bersama dengan DPRD Loteng. Tapi karena kondisi anggaran yang tidak memungkinkan, sehingga agak sulit untuk menaikkan insentif GTT untuk saat ini. “Mudahan ke depan pandemi Covid-19 segera berlalu. PAD kita meningkat. Sehingga bisa kita naikkan insentif GTT,” tegasnya. (kir)

Advertisement ucapan idul fitri ucapan idul fitri ucapan idul fitri Jasa Pembuatan Website Profesional