Daerah Harus Pastikan Keseriusan Investor

Mataram (suarantb.com) – Pemerintah daerah diminta lebih selektif dan berhati-hati menerima masuknya investor asing ke daerah. Pemda harus memastikan keseriusan investor dalam menanamkan modalnya, serta memastikan di sektor mana investor tersebut akan menanamkan modalnya.

Direktur Wilayah IV Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Dadang Mulyana mengatakan beberapa investor terus mengajukan berbagai rencana investasi di berbagai bidang, namun tak ada realisasi. Setelah investasi awal berjalan, investor terkait kemudian boleh berinvestasi di bidang lainnya.

Iklan

“Harus jelas itu fokusnya apa, investasi mau di perikanan, hotel, pertambangan atau bagaimana,” ujarnya, Kamis, 15 September 2016.

Dalam hal ini pemerintah daerah harus meminta investor terkait untuk mempresentasikan rencana investasinya, kesiapan keuangan, maupun rekam jejak investor. Pemerintah daerah diminta untuk lebih berhati-hati dan tidak langsung menerima begitu saja.

“Investor kadang-kadang salah menerjemahkan, bupati menerima karena dia berkunjung, tapi dikira welcome,” katanya.

Ia mengatakan salah satu investor asing di NTB bahkan memiliki 161 bidang kegiatan di dalam akta notarisnya dan tidak ada realisasi. Dadang mengatakan hal seperti itu tidak diperbolehkan dan Pemda harus mengarahkan para investor.

Sementara usulan Kota Mataram untuk memberlakukan kebijakan kepada para investor untuk memberikan uang jaminan sebagai bukti keseriusan investor, menurut Dadang hal tersebut tidak terdapat di peraturan. Secara umum tidak diperbolehkan adanya kewajiban pemberian uang jaminan. Kecuali jika daerah memiliki pertimbangan lain.

“Tidak ada (peraturan) untuk hal itu. Tapi kalau daerah mau memberlakukan ya sah-sah saja dengan pertimbangan tertentu,” jelasnya. (rdi)