Cuti Bersama, ASN Dilarang Keluar Daerah

H. Effendi Eko Saswito. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Pemerintah pusat telah memutuskan memangkas cuti bersama pada akhir Desember. Aparatur sipil negara (ASN) dilarang keluar daerah serta diminta menyesuaikan diri.

Keputusan memangkas cuti bersama selama tiga hari akan ditindaklanjuti dengan surat keputusan bersama tiga kementerian. Yakni, Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).

Sekretaris Daerah Kota Mataram, Dr. H. Effendi Eko Saswito menerangkan, pengurangan libur atau cuti bersama di bulan Desember mulai 24,25 dan 31 Desember menjadi kebijakan pemerintah pusat.  ASN tetap masuk bekerja seperti biasa pada tanggal 28,29 dan 30 Desember. “Tiga hari masuk dan tadi sudah saya sampaikan saat rapat,” kata Sekda ditemui usai memimpin rapat pembahasan anggaran di Ruang Kenari Kantor Walikota Mataram,Rabu, 2 Desember 2020.

Pegawai segera menyesuaikan diri terhadap kebijakan pemangkasan libur tersebut. Pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) diharapkan menyampaikan ke staf masing-masing.

Sebelum keputusan pemangkasan cuti bersama, sebagian ASN telah berencana keluar daerah bersama keluarga. Sekda menegaskan, pegawai dilarang keluar daerah dan fokus menyelesaikan pekerjaan berkaitan dengan administrasi program. “Makanya kita minta menyesuaikan dengan ketentuan,” ucapnya.

Eko memahami pemangkasan cuti bersama mempengaruhi pendapatan dari perhotelan maupun jasa akomodasi lainnya. Kendati demikian, kebijakan harus dilaksanakan di daerah. Sebagai antisipasi tidak menutup kemungkinan akan dikeluarkan surat edaran atau imbauan agar ASN tidak menambah libur. “Nanti kita lihat dan diskusikan dulu,” tandasnya.

Pihaknya tidak memberikan toleransi apabila ASN memperpanjang libur tanpa sepengetahuan atau izin pimpinan. Pelanggaran disiplin dipastikan akan dikenakan sanksi sesuai aturan. Sebagai tambahan informasi, cuti bersama dimulai tanggal 24-25 dan 31 Desember pengganti libur bersama Idul Fitri. (cem)