Cukong TPPO Arab Saudi Segera Diadili

Direktur P2MI PT Inti Japfarindo, HW (kiri) tersangka TPPO jaringan Arab Saudi mengikuti proses pelimpahan tahap dua di Rutan Polda NTB. (Suara NTB/ist_Subdit IV Ditreskrimum Polda NTB)
top ads

Mataram (Suara NTB) – Penyidikan kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) tujuan Arab Saudi selesai. Tersangka cukong, HW (43) segera dibawa ke pengadilan. Direktur PT Inti Japfarindo itu disangka sebagai pemodal tekong yang memberangkatkan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lombok Tengah. PMI tersebut meninggal dunia di penampungan.

“Tersangka dan barang bukti sudah kita limpahkan ke jaksa penuntut umum,” ucap Kasubdit IV Remaja Anak Wanita Ditreskrimum Polda NTB AKBP Ni Made Pujewati, Jumat 15 Mei 2020 kemarin. Proses pelimpahannya memerhatikan standar pencegahan Covid-19. Sebab Lapas tidak lagi menerima tahanan demi pencegahan Covid-19, maka tersangka tetap mendekam di Rutan Polda NTB. Tidak dititipkan di Lapas seperti kala sebelum pandemi melanda.

Iklan

Pelimpahannya tanpa tatap muka langsung. Melainkan lewat konferensi video. “Tapi status penahanannya kini sudah jadi penahanan jaksa penuntut umum. yang di kita (penyidik) sudah selesai,” terangnya. Tersangka HW merupakan Direktur PT Inti Japfarindo. Perusahaannya bergerak di bidang Penempatan Penyaluran Pekerja Migran Indonesia (P3MI) yang bermarkas di Kota Bekasi, Jawa Barat. HW mengaku sudah mengirim PMI ke luar negeri sejak 2009.

HW juga diduga terlibat dalam pengiriman Siti Nurjanah, warga Jago, Praya, Lombok Tengah. Nurjanah meninggal dunia dalam kebakaran penampungan PMI di Attaqwa, Mekkah, Arab Saudi, Juni 2019. Nurjanah ini direktur tersangka Siti Aisyah. Yang mana Aisyah mendapat suntikan modal dari HW untuk merekrut PMI di NTB. HW memodali Aisyah Rp12 juta per satu rekrutan. Uang itu untuk keperluan membuat paspor, cek kesehatan, ongkos transportasi, uang fit kepada keluarga korban, dan sisanya keuntungan tekong.

Korban Nurjanah direkrut pada Desember 2018 dengan iming-iming gaji tinggi plus bonus ibadah di tanah suci. Ditambah uang fit atau santunan sebesar Rp3 juta. Siti Nurjannah berangkat. Tapi akhirnya tidak pulang lagi. HW juga diduga terlibat dalam pengiriman 42 warga NTB ke Timur Tengah. puluhan PMI bermasalah itu dipulangkan lagi November 2019. (why)

  Tanggapan Kapolda NTB Soal Dana Gempa Dibawa Kabur Aplikator

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here