Cukli Bapas Mataram Raih Produk Napi Terbaik Nasional

Mataram (Suara NTB) – Pembinaan lanjutan narapidana di Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Mataram membuahkan hasil. Hasil kerajinan cukli mendapat predikat produk terbaik dalam Pameran Produk Unggulan Narapidana yang digelar Kementerian Perindustrian di Jakarta, pekan lalu.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia NTB melalui Kepala Bapas Kelas II Mataram, Muhammad Fadli menyebutkan, apresiasi itu memberi sinyal sistem pembinaan narapidana berkelanjutan mulai berhasil.

Iklan

“Sebagai salah satu bagian dari criminal justice system, kita mempersiapkan agar narapidana ini nanti siap kembali ke masyarakat sebagai orang yang lebih berguna,” ujarnya ditemui Suara NTB, Senin, 10 April 2017.

Kepala Bapas Mataram, M Fadli (kedua dari kanan) menunjukkan stand Kanwil Kemenkumham NTB yang memperoleh predikat produk terbaik dalam Pameran Produk Unggulan Narapidana yang digelar Kementerian Perindustrian di Jakarta, 4-7 April 2017 lalu.

Dalam pameran di Plaza Industri Kantor Kementerian Perindustrian, 4-7 April 2017 lalu, tim dari Kanwil Kemenkumham NTB menyingkirkan 32 peserta lain dari seluruh Indonesia.

Cukli dinilai terbaik dalam segi produk maupun pengemasan. Dalam pameran itu, ditampilkan kerajinan cukli berupa topeng, wadah buah-buahan, kursi, lemari, etalase koran, serta kerajinan Ketak khas Lombok Timur.

Narapidana diwajibkan menjalankan 2/3 masa pidananya di luar, salah satunya dalam sistem klien melalui Bapas. Bapas Mataram saat ini membina sekitar 690 klien.

Sejumlah narapidana yang menjadi klien Bapas itu diberi pelatihan keterampilan kerajinan, meubeler, serta kuliner. “Ada sekarang lima klien yang punya bakat direkrut sebagai karyawan tetap di galeri Bapas,” kata Fadli.

Saat ini galeri Bapas Mataram baru menyasar pelanggan dalam lingkup kantor kementerian. Meski demikian, jumlah pesanan per tahun meningkat. Ke depannya, sistem pembinaan berkelanjutan lebih diperluas jejaringnya untuk masuk ke pasar komersil. (why)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here