Cuaca Tidak Menentu, Petani Garam di Lobar Merugi

Petani garam di Sekotong alami gagal panen akibat cuaca tidak menentu. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB)  – Petani garam di wilayah Sekotong Lombok Barat (Lobar) mengeluhkan puluhan ton garam yang sedang diproduksi mengalami gagal panen akibat kondisi cuaca tidak menentu. Akibat gagal panen ini, petani harus menanggung kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Hal itu dialami petani garam di Desa Cendimanik Kecamatan Sekotong. Ditemui Senin, 18 Januari 2021, Ketua Kelompok Petani Garam, Mahyudin menuturkan petani garam di daerahnya banyak yang gagal panen. “Kami gagal panen hingga puluhan ton akibat kondisi cuaca tidak menentu sejak beberapa bulan terakhir,” kata dia. Di daerah itu terdapat 35 hektare lahan yang dikembangkan untuk garam sistem geoisolator.

Iklan

Terdapat belasan hektare mengalami gagal panen hingga 75 ton di masa panen kedua. Padahal hasil panen garam biasanya dilakukan petani hingga tiga kali panen dalam satu kali produksi. Selain karena sarana prasarana ladang garam yang kurang mendukung, kondisi tersebut juga terjadi akibat terjadinya musim penghujan yang membuat garam menjadi rusak dan tidak layak panen.

“Biasanya petani dalam sekali panen mendapatkan 130 ton dari luas lahan 35 hektare, tapi di musim panen kedua ini petani hanya mendapatkan sebanyak 75 ton garam, akibat ada sekitar 15 hektare alami gagal panen,”terang dia. Untuk mengurangi beban ekonomi dan mengganti kerugian tersebut, petani pun harus mengubah ladang garam mereka menjadi tempat penampungan bibit ikan bandeng. Lahan seluas 35 hektare yang sebelumnya menjadi tempat memproduksi garam dipakai untuk budidaya bibit ikan. Hasilnya cukup untuk modal mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

Sementara itu Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Lobar L. Sukawadi mengatakan pemerintah sudah memberikan 300 ribu bibit ikan bandeng dan udang vanamei kepada petani garam. Program ini sebagai upaya menopang ekonomi petani di tengah cuaca buruk. Pihaknya sekaligus akan memberikan sarana prasarana pendukung dari anggaran kementerian senilai Rp 1,7 miliar. (her)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional