Covid-19 Tidak Menghambat Capaian Target PAD Dompu

Armansyah

Dompu (Suara NTB) – Pandemi Covid-19 sepanjang tahun 2020, rupanya tidak memberi pengaruh yang besar bagi pencapaian terget Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Dompu. Dari target Rp100 miliar untuk semua potensi, realisasinya terpenuhi 100 persen. Capaian tersebut bahkan menjadi alasan pengelola meningkatkan target pendapatan tahun ini.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Dompu, Ir. Armansyah kepada wartawan di kantornya menyampaikan, dari sekian potensi yang menjadi sumber PAD, rata-rata target pendapatannya terpenuhi, meski dalam situasi serba sulit akibat Covid-19.

Iklan

Untuk PBB misalnya, dari target Rp1,3 miliar di tahun 2020, hanya mampu terealisasi 90 persen. Namun beruntung capaian itu terdongkrak pelunasan piutang pendapatan di tahun sebelumnya. “Piutang kita 2019 memang kecil, tapi itu bisa mendongkrak capaian sampai 100 persen lebih untuk PBB,” terangnya.

Jika melihat wajib pajak khusus PBB, lanjut dia, sebetulnya daerah bisa memperoleh pendapatan tetap sampai Rp28 miliar per tahun. Hanya saja, untuk tiap potensi nilai pembayaran masih terbilang kecil, pun belum sepenuhnya ditarik berdasarkan tipe bangunan yang ada. Untuk itu, pihaknya mematok target Rp1,3 miliar guna menghindari munculnya piutang.

Sementara objek lain seperti pajak hotel dan restoran, meski sempat dibebaskan selama beberapa bulan akibat Covid-19, namun targetnya mampu dipenuhi. Berbeda halnya untuk potensi Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), yang mana realisasinya sedikit berkurang akibat minim pembangunan fisik selama pandemi. “Sedangkan retribusi tercapai semua karena target kita juga kecil, hanya sekitar Rp3,8 miliar,” jelasnya.

Atas dasar capaian PAD yang diperoleh selama tahun 2020 tersebut, Armansyah menilai, pandemi Covid-19 tidak begitu berpengaruh bagi pendapatan daerah. Bahkan, dari target awal Rp100 miliar, pihaknya berani mematok pendapatan lebih tinggi sebesar Rp110 miliar.

Selain pertimbangan diatas, Bapenda berencana menggarap potensi lain seperti penarikan pajak untuk pengangkutan material pasir dan batuan di wilayah Doroncanga. “Ini potensi baru yang akan kita garap untuk meningkatkan penerimaan daerah. Kemudian pajak air tanah juga akan mulai diberlakukan,” pungkasnya. (jun)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional