Covid-19 Tak Pengaruhi Target Atlet Biliar

Atlet biliar NTB, Abdul Wahid tengah latihan mandiri di kediamannya di Kota Bima, belum lama ini. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Keputusan KONI NTB melakukan latihan mandiri terhadap semua atlet yang lolos mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON)  di Papua tahun 2020, tak begitu memengaruhi kegiatan latihan atlet biliar, Abdul Wahid. Atlet asal Kota Bima itu tetap bisa latihan maksimal di tengah wabah Virus Corona (Covid-19).

“Kalau atlet biliar tetap bisa latihan maksimal di situasi wabah Covid-19. Karena kegiatan latihan atlet biliar di dalam ruangan, sehingga tak perlu ke luar areal publik,” ucap Pelatih Biliar, M. Tomi Wirawan kepada Suara NTB di Mataram, Kamis, 9 April 2020.

Iklan

Pernyataan ini dilontarkan oleh pelatih biliar NTB ketika ditanya soal persiapan atlet biliar ditengah Wabah Covid-19. Diakuinya, meski saat ini atlet Pelatda PON diharuskan latihan mandiri guna mengantisipasi  penyebaran wabah Covid-19. Namun hal itu tidak begitu berpengaruh besar dalam kegiatan latihan atlet biliar.

Menurutnya seperti biasa atlet biliar latihan di dalam ruangan dengan modal meja biliar dan steak biliar. Latihan seperti itu sudah menjadi  hal yang wajar dilakukan oleh atlet biliar sehingga memang tak banyak  perubahan dalam hal latihan.

Hanya saja, perbedaannya bahwa selama latihan mandiri, atlet biliar NTB tidak didampingi pelatih karena domisili atlet dan pelatih di tempat yang berbeda. Atlet berdomisili di Dompu, sedangkan pelatih di Kota Mataram.

Meski beda domisili, namun pelatih tetap mengawasi kegiatan atlet latihan. Karena setiap latihan atlet diminta untuk tetap mengirim video latihan berdasarkan program latihan dari pelatih.

Menurut Tomi, terkait persiapan atlet biliar di tengah  wabah Covid-19, pihaknya  optimis atlet biliar bisa tampil maksimal di PON /2020. Dan ia optimis biliar  bisa meraih medali di PON di Papua 2020.

Atlet biliar, Abdul Wahid sendiri memasang target medali emas di kelas bola 8 putra. Target tersebut cukup realistis mengingat atlet biliar meraih medali perak di Pra-PON di Jakarta tahun 2019. “Target saya meraih medali emas di bola delapan putra. Target ini memang berat, tapi sebagai atlet saya harus optimis,” jelasnya. (fan)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional