Corona Renggut Nyawa Nakes Hamil Tujuh Bulan di NTB

Nurhandini Eka Dewi (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov  mencatat 290 tenaga kesehatan (nakes) terpapar Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di NTB. Pemprov NTB berduka, karena salah satu di antara nakes terpapar Covid-19 tersebut meninggal dunia, yang diumumkan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi NTB, Sabtu, 25 Juli 2020.

Nakes yang meninggal merupakan pasien nomor 1.751 inisial Ny.BDI, perempuan, usia 29 tahun. Merupakan penduduk Kelurahan Tiwugalih, Kecamatan Praya, Lombok Tengah.

Iklan

‘’Seorang ibu muda yang sedang hamil tujuh bulan dan terkonfirmasi positif telah meninggal dunia. Kebetulan yang meninggal ini berprofesi sebagai tenaga kesehatan,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi, Sp.A, MPH.

Pasien nomor 1.571 inisial Ny. BDI diumumkan terkonfirmasi positif Covid-19 pada 19 Juli 2020. Eka menjelaskan, nakes merupakan petugas kesehatan yang berada di garda terdepan dan paling berisiko terpapar Covid-19. Semakin banyak pasien positif Covid-19 yang ditangani, maka semakin tinggi risiko yang dihadapi oleh petugas kesehatan.

‘’Karena itu, kami memohon warga NTB, jangan abaikan imbauan soal protokol kesehatan. Berhentilah menganggap bahwa Covid-19 adalah teori konspirasi atau hoaks,’’ pintanya.

Eka berharap masyarakat  sadar bahwa Covid-19 benar-benar nyata adanya. Pasien-pasien yang disebutkan positif ada orangnya. Mereka yang meninggal juga punya keluarga. Dan keluarganya telah merasakan kesakitan karena ditinggal orang tercinta.

‘’Berhentilah menyebar fitnah dan isu yang menyesatkan bahwa Covid-19 adalah hoaks dan konspirasi. Dengan berdiam diri, pekerjaan kami dimudahkan. Sehingga tak ada lagi petugas kesehatan yang tumbang karena terpapar Covid-19 dari para pasiennya,’’ harapnya.

Mantan Kepala Dikes Lombok Tengah ini mengatakan, total pasien yang terkonfirmasi positif di NTB mencapai 1.903 orang. Total spesimen yang telah diperiksa sebanyak 18.898 spesimen. Dengan positif rate di NTB sebesar 10 persen, angka yang masih cukup tinggi.

Sedangkan pasien yang meninggal tercatat 106 orang atau 5,6 persen. Sedangkan pasien yang sembuh sebanyak 1.197 orang atau 62,4 persen. “Menyisakan 600 orang pasien positif yang masih dirawat di RS Rujukan dan RS Darurat di NTB,” katanya.

Dikes NTB mencatat 290 nakes terpapar Covid-19. Sebanyak 237 orang sudah sembuh dan sisanya masih menjalani perawatan dan satu meninggal dunia.

Sebanyak 290 nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19 di NTB, tersebar di 13 rumah sakit dan 12 Puskesmas yang berada di kabupaten/kota. Nakes yang terpapar Covid-19 tersebut terdiri dari dokter, perawat dan nakes lainnya. (nas)