Cegah Penyebaran Varian Baru, Masyarakat Dilarang Pesta Malam Tahun Baru

0
Herman Suriyono (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Masyarakat di Lombok Timur (Lotim) dilarang berkerumun dan melakukan pesta perayaan malam tahun baru. Sebanyak 450 aparat gabungan dari TNI-Polri dan aparat Pemda Lotim dipersiapkan untuk melakukan pengamanan.

Kapolres Lotim, AKBP Herman Suriyono, Selasa, 28 Desember 2021, menjelaskan, aparat keamanan memastikan malam pergantian tahun tidak ada kegiatan masyarakat yang melakukan kerumunan dan pesta tahun baru. “Gabungan dari Polres, Kodim, Pemda, Pol PP, Dishub dan Damkar,” terang Kapolres.

IKLAN

Jelang tahun baru ini, polisi juga memperketat pengamanan di sejumlah titik. Polres sudah  membangun tiga pos pelayanan dan pengamanan. Pospam Masbagik, Selong dan Pelabuhan Kayangan. Pos Pengamanan Pelabuhan kayangan, petugas mulai melakukan pemeriksaan kendaraan yang hendak melakukan penyeberangan ke Pulau Sumbawa.

Petugas memeriksa dokumen kendaraan, barang, dan memastikan semua penumpang dan pengendara mematuhi protokol kesehatan. Kapolres menyarankan warga merayakan tahun baru cukup dengan keluarga di rumah.

Berkaca dari pengalaman periode Nataru tahun lalu, peningkatan mobilitas masyarakat menyebabkan penambahan kasus konfirmasi sebesar 125 persen. Yakni dari 6.437 kasus/hari pada tanggal 26 Desember 2020 menjadi 14.518  kasus/hari pada tanggal 30 Januari 2021.

Lonjakan kasus Covid-19 pada Nataru 2020 perlu dijadikan pelajaran dalam rangka menghadapi Nataru tahun 2021 ini. Terutama mengantisipasi penyebaran varian Covid-19 jenis B.1.1.529 (Omicron) yang mengakibatkan lonjakan kasus di beberapa negara.

Varian Omicron yang memiliki kecepatan penyebaran lima kali lebih cepat dari Varian Delta ini telah ditemukan di 103 negara dengan total 105.272 kasus, termasuk di Indonesia saat ini ada banyak yang telah teridentifikasi tertular varian Omicron.

Oleh karena itu, Polri dengan dukungan dari TNI, pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya menyelenggarakan Operasi Lilin 2021 yang dilaksanakan selama 10 hari mulai tanggal 23 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022 mendatang. (rus)