Cegah Penularan Covid-19, SMPN 2 Lingsar Konsisten Perketat Penerapan Prokes

Tajudin (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Sekolah-sekolah yang sudah diizinkan belajar muka di Lombok Barat tetap konsisten memperketat penerapan protokol kesehatan (Prokes) di sekolahnya. Bahkan pihak sekolah melakukan inovasi dan terobosan dalam rangka mencegah penularan covid-19. Seperti yang dilakukan SMP 2 Lingsar kecamatan Lingsar.
Kepala SMP Negeri 2 Lingsar Tajudin mengatakan penerapan protokol kesehatan diperketat dari awal, mulai dari simuasi hingga saat ini.

“Penerapan protokol kesehatan Kami perketat dari awal sampai sekarang tetap konsisten. Kami tidak mau main-main,”tegas Kepala SMPN 2 Lingsar ini ditemui di sekolahnya, akhir pekan kemarin.
Konsistensi penerapan Protokol Covid-19 ini, jelas dia, berkat dukungan penuh dari semua pihak. Dari awal masuk sekolah semua guru dan murid wajib menerapkan protokol kesehatan 3 M. Yakni wajib menggunakan Masker, mencuci tangan di tempat yang telah disiapkan sekolah, dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan.

Dalam upaya mengantisipasi kerumunan, pihaknya menerapkan pola belajar sistem blok. Artinya setengah dari murid yang diizinkan masuk sekolah. Hal ini mengacu aturan bahwa kapasitas kelas 50 persen yang diwajibkan. Murid pun belajar selama tiga jam. Kalau menggunakan sistem sif, maka waktunya panjang sampai sore sehingga rawan terjadi kerumunan. “Kami antisipasi kerumunan,”jelas dia. Murid pun ke dia membawa bekal ke sekolah.

Selaku Ketua PGRI Lobar, ia menyarankan agar Dikbud tegas terhadap tatap muka. Kalau mau simuasi, maka harus mengudang semua pihak terkait. Seperti, pihak desa, Kecamatan, Dinas kesehatan, Dikbud dan pihak terkait lainnya. Karena simuasi ini adalah percobaan. Sehingga para pihak ini nanti melihat pelaksanaan simulasi, Apakah layak diberikan izin atau tdiak.
“Kalau sepakat dengan hasil simulasi itu, maka baru diusulkan untuk tatap Muka,”imbuh dia. Hal ini jelas dia, dalam mengamankan dan melaksanan SK bupati. “Ini sebagai masukan untuk menjaga dan melaksanakan perintah pak bupati,”ujarnya. (her)